Nafas Rimba

Nafas Rimba

  • WpView
    Reads 162
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 3, 2018
Pernahkah kamu terbayang tinggal disebuah desa yang di kelilingi hutan didalam dunia yang masih penuh misteri tanpa teknologi seperti pada abad pertengahan? Cover By Jun Hyuk
All Rights Reserved
#766
petualangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misteri Hutan Terlarang
  • Tumbal Wan Suk (Tumbal Malam Jum'at)
  • TRAPPED : "The Runic Forest" (2013)
  • Project : NOIR
  • Hotel Sol Luna (Antara Dunia-Akhirat)
  • Dermaga
  • Lembah Arunika
  • Say You Love Me (BAD BOY)
  • KELUARGA VAN DIJK
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]

"Kau pikir hutan itu hanya pepohonan dan kabut? Kau salah. Ia hidup. Ia mengingat. Dan ia menyimpan apa yang ingin dilupakan manusia." Di balik desa tua bernama Koto Langang, terbentang sebuah hutan yang tak disebut dalam peta manapun. Hutan itu sunyi, terlalu sunyi untuk sekadar disebut alam biasa. Warga menyebutnya Hutan Terlarang-bukan karena dongeng atau legenda, tapi karena mereka tahu: siapa pun yang masuk ke dalamnya... tidak selalu kembali. Arven, remaja pendiam yang dihantui mimpi-mimpi aneh, bersama Acha, sahabat masa kecilnya yang berhati kuat, memutuskan menembus batas itu. Mereka tidak sendiri. Dalam kelompok mereka, tersembunyi luka masa lalu, rahasia yang mengintai, dan kekuatan yang belum terungkap. Ada Dini yang sinis, Dika sang playboy, Juwi yang menyimpan kekuatan luar nalar, Oyen yang di siang hari tampan tapi malam berubah menjadi kucing oren, Pika yang jahil, Sil yang bersuara magis, dan teman-teman lain yang masing-masing punya sisi gelap dan terang. Saat mereka masuk lebih dalam, hutan mulai bicara. Melalui simbol di pepohonan. Melalui bisikan tak kasat mata. Melalui kehilangan. Dan satu demi satu... Yang tersembunyi terungkap. Yang diam selama ini, bangkit. Apakah mereka siap menghadapi kebenaran yang selama ini dikubur jauh di dasar tanah dan ingatan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines