Our Destiny

Our Destiny

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 28, 2019
Daffa Syahputra "Gue ikutin mau Lo nay, tapi lo harus tau kalo gue itu cintanya cuma sama Lo" Nayla Mira Anastasya "Gue minta maaf daf,,ini diluar kehendak gue...gue sayang sama lo" Cinta yang awalnya dipaksa tak selamanya buruk kan? Tapi bagaimana jika dipaksa untuk mengakhiri cinta itu? Daffa dan Nayla akan menjalani kehidupan mereka yang layaknya rollercoaster.untuk mencapai akhir dari perjalanan itu,mereka harus bisa menaklukan jalan yang dipenuhi dengan Lika Liku yang bisa saja membuat mereka semakin menjauh..
All Rights Reserved
#364
daffa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANANTA [COMPLETED]
  • Karena Kamu Rumahnya
  • LEITHLEACH
  • EPIPHANY
  • Dari Nadya Menjadi Salsa Bersama Aidyn
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Would You Be Mine? (COMPLETED)
  • Only You. [END]
  • Love & Enemy

[FOLLOW AUTHOR,SEBELUM MEMBACA SEBAGAI BENTUK SUPORT KALIAN UNTUK PENULIS DAN CERITA INI] (BELUM REVISI) "Aku sayang kamu tanpa alasan,mencintai kamu adalah keputusan,di cintai oleh mu adalah kebahagiaan.aku tau kamu selalu berusaha buat aku nan,walau banyak luka yang aku dapat,aku gak pernah menyesal,ananta."- Aquenna Adilan Sabil. "Maaf selalu buat lo sakit,quen. Gue emang cowok brengsek yang udah lancang masuk ke kehidupan lo. Tapi demi tuhan aku gak bisa hidup tanpa kamu,Aquenna."- Ananta. ≈≈≈≈≈≈♥≈≈≈≈≈≈≈ Mungkin memang pergi adalah jalan terbaik untuk melupakan,namun jika masih ada kesempatan yang datang,kenapa harus di lewatkan?. Hidup tak se munafik itu untuk mengingkari diri sendiri. Bila ada jalan lurus untuk kembali, kenapa harus memilih yang berkelok untuk lanjut?. Namun pada dasarnya cinta akan kembali menuju jalan takdirnya,dan pada hakikatnya pergi hanyalah jalan terakhir bila tak ada jalan lain.

More details
WpActionLinkContent Guidelines