Di padang bunga dandelion itu, berdiri seorang gadis dengan gaun putih bagaikan ratu. Di belakangnya seorang pria perlahan melangkah. Sinar purnama menerpa wajahnya yang teduh. Angin semilir berhembus dengab membawa benih-benih dandelion. Membawanya kian menjauh. Beberapa orang telah melingkari sang gadis dan sang pria. Kilau cahaya tampak dari sepasang cincin yang dibawa sang pria. Melingkar dengan cantiknya pada jari manis sang gadis. Namun takdir tak berpihak. Sang gadis terjatuh, terkulai dalan pelukan orang yang telah mengikat janji dengannya. Darah mengalir di sela-sela bibirnya. Menodai putihnya gaun yang ia kenakan. Pria itu pun membawa tubuh sang gadis yang kian mendingin. Diletakkannya pada peti kaca berhias permata. Ia tak akan memberikan hatinya kepada orang lain. Ia memang telah lama kehilangan cinta dan kasih sayang.
More details