MAWAR
  • WpView
    Reads 57,050
  • WpVote
    Votes 1,964
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 8, 2020
Aku melihat mereka. Aku mendengar suara-suara itu. Aku mendengar alunan dari piano ditengah malam. Aku bisa melihat dari balik tembok. Aku tau dan hanya aku yang tau. Bau amis serta busuk terus saja mengusik hidungku, bau itu selau hadir di setiap malam ku. Mengganggu ku dalam kesunyian malam. Di kesendirian ini,ingin ku tuliskan secarik cerita ku bersama dia. Cerita tentang dia,wanita berbaju putih panjang ke kuning-kuningan seperti baju yang kotor dan lama tak di cuci. Aku tak tahu siapa dia. Dia yang selalu hadir di malam ku. Siapakah dia? Dari manakah dia? Mengapa dia hadir dihidupku? Lalu,apa yang dia cari disini? Entahlah... dia selalu saja hadir dengan bau amis nya. Tapi, aku akan coba untuk berkomunikasi dengan dia. Si wanita berwajah pucat.
All Rights Reserved
#585
seram
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Stupid Indigo
  • Mata Batin Adinda [Tamat]
  • RATS!!!
  • Cerita anak Indigo
  • WARISAN
  • bisikan
  • AKU DAN SAVIRA -Teman Hantuku
  • Larasati- Napas Dari Masa Lalu
  • KUTUKAN KEDOK PANJI [Complete]
  • LEMAH LAYAT

Bagaimana jadinya jika kalian jadi aku yg bisa melihat alam ghaib, tentu saja orang lain tidak bisa melihatnya. Menurut orang lain ini adalah sebuah keistimewaan yang jarang dimiliki seseorang, namun bagiku ini hanyalah sebuah kutukan. Kutukan karena aku bisa melihat hantu dengan beribu-ribu cerita yg dialami mereka, tentu hal ini sangat menggangguku dan juga sangat menakutkan. Namun entah kenapa kutukan itu menjadi sebuah anugrah. Anugrah karena bisa bertemu dengan pria yang aku cintai yg jatuh pada pandangan pertama. Namun siapa sangka pria itu adalah seorang hantu. " Adzka Defansyah, bisakah aku mencintaimu? "- Stefania adhyaksa wijayanto. "Apakah kamu bisa menerimaku, waIau dunia kita berbeda? "-Adzka Defansyah. Terimakasih buat kalian yg sudah mampir membaca. Selamat membaca!!)

More details
WpActionLinkContent Guidelines