We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
confused.
  • WpView
    Reads 3,562
  • WpVote
    Votes 391
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 30, 2019
WpInfo
Fanfic
1Direction
Harry Styles
-Kendall Jenner- "What are you talking about? lo bercanda?" Tentu saja dia sudah gila, dia bahkan menyatakan cinta padaku, saat setengah jam lagi acara tunangan dirumahku akan dimulai. Si gila Harold !! -Harry Styles- "Gue sayang sama lo, lebih dari sekedar sahabat, dan cewek yang gue tunggu dari sd itu lo.congrats ya atas pertunangannya. Thanks udah masuk di hidup gue" Ya, hanya dia yang membuatku tidak pernah melirik cewek lain lagi, dari sd. Okay maaf, sepertinya sangat absurd, but... . . . . . . . . . . . . . . . . JUST WAIT !
All Rights Reserved
#272
liampayne
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mr. Styles (Harry Styles x Kendall Jenner)
  • TOGETHER | H.S [Completed]
  • fake love
  • She's Not Afraid
  • The Secret Affairs (REVISI ✔️ - One Direction Fanfiction)
  • My Lovely Keyla
  • Remember Me? •H.S•
  • Catching Feelings • jb/nh

Kendall tidak menginginkan pertemuan ini. Ia telah menghindari banyak hal demi menjaga dirinya tetap waras, demi tidak kembali ke dalam pusaran yang pernah hampir menghancurkannya. Tapi kini, dengan Harry berdiri hanya beberapa langkah darinya-dengan tatapan yang penuh dengan sesuatu yang sulit ia artikan-Kendall tahu, masa lalu yang berusaha ia hindari telah menemukannya lebih dulu. Di antara kesalahpahaman, rahasia yang belum terungkap dan emosi yang belum sepenuhnya padam, keduanya dipaksa menghadapi pertanyaan yang selama ini mereka hindari: Apakah mereka benar-benar telah selesai satu sama lain? Ataukah ini hanya awal dari sesuatu yang tak pernah benar-benar berakhir? Sebuah kisah tentang kehilangan, kesempatan kedua, dan perasaan yang tak pernah benar-benar bisa dilupakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines