secangkir kopi yang terasingkan

secangkir kopi yang terasingkan

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 31, 2018
Indranayu, Sabtu 31 Maret 2018 aku duduk menyila dengan sebatang rokok ditangan aku nikmati kopi yang teramat asing namun ternyata, bukan dia yang asing tetapi terasingkan tak pernah dinikmati lewat alunan obrolan yang asyik malahan, obrolan itu bukan untukku tapi untuk orang lain mungkin dia sudah menemukan orang yang tepat untuk di ajak ngopi padahal, aku sudah menuangkan kopi, tapi tetap terasingkan tak pernah menghargai setiap tegukan tak pernah menyapa setiap keresahan aku coba memahami arti kopi yang aku nikmato sendiri, tetapi begitu pahit padahal kopiku beraromakan arabika tiba-tiba menjadi robusta aku tidak tahu rasa itu berganti kenapa? padahal aku mencoba mempertahankan cita rasa tetapi tetap saja berganti tanpa sebab setidaknya walaupun berganti, cara menghormati yang aku butuhkan, bukan tentang terasingkan oh, malangnya kamu secangkor kopi yang sudah berusaha aku seduh tetapi tidak di teguk dan tidak menghargai yang jelas dalam keyakinan hati, aku yakin Tuhan memang benar-benar maha asyik dengan beribu-ribu rahmat dan karunianya bahwa, ada timbal balik atas semua itu. selamat menikmati rasa Tuhan yang terasingkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Latte You
  • SEANNA [ON GOING]
  • Mengertilah sebernya aku mencintaimu
  • Ruang Temu Rasa
  • impLOVEssible ✔ [ Sudah Terbit ]
  • KABIRU
  • Nona Teh dan Tuan Kopi [TERSEDIA DI TOKO BUKU]
  • Nostalgia

[COMPLETED] Abel punya firasat bahwa ia dikhianati oleh pacarnya. Abel merasa ada yang tidak beres dengan Rio, pacarnya yang kerap kali berkunjung ke kafe dekat kampus mereka berada. Ada yang bilang bahwa mereka pernah melihat Rio nongkrong disana dengan seorang perempuan. Atas saran Zee sahabatnya, Abel memutuskan untuk membuntuti Rio dengan melamar sebagai posisi pelayan di kafe itu. Sejarahnya tidak pernah ada pegawai wanita disana, lamaran Abel turut ditolak tanpa pikir panjang. Tetapi bukan Abel namanya jika tidak pantang menyerah, terlebih ketika mendengar gosip tentang Ian, barista utama sekaligus si pemilik kafe. Usut punya usut, dia memiliki kemampuan khusus. Melalui racikan latte khusus buatannya, ia dapat mengecek seberapa besar perasaan suka seseorang terhadap pasangan mereka. Kini tekad Abel bertambah kuat. Ia harus bekerja disana, baik sebagai mata-mata Rio maupun untuk mengetahui cara kerja racikan latte khusus buatan Ian. ---- Rank 1 #coffee [23-06-2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines