Fantastic Meeting

Fantastic Meeting

  • WpView
    Reads 1,414
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 16, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Sesederhana itu kah pertemuan Sesulit itu kah perpisahan Dan semudah itu kah melupakan? Tuhan mempunyai rencana tersendiri, sekenarionya lebih indah dibandingkan dengan jutaan sutradara yang ada di muka bumi ini. Takdirnya begitu indah, seperti potongan nada yang akan menyempurnakan sebuah musik. Pertemuan ini akan selalu ku ingat selamanya. Begitulah takdirnya, yang sangat mudah mematahkan hati. Untuk kamu yang sudah sempat memperjuangkan aku dan selalau sabar menungguku, terimakasih. Meskipun pada akhirnya kamu hanyalah kisah yang akan memilih patah akanku. Melepasku dan akhirnya meminta untuk kembali. Terimakasih telah hadir, walaupun untuk sesaat bukan untuk menetap. **** Dan untuk kamu yang sudah berusaha menutupi semua kekuranganku dan selalu menjadi yang terbaik untukku terimakasih. Kamu tetap yang terindah dari semua cerita yang pernah aku alami. Kamu memang berbeda tapi perbedaan kamulah yang selalu membuatmu spesial di bandingkan yang lainnya. Pertemuan ini akan selalu ku ingat selamanya. Terima kasih..
All Rights Reserved
#4
petemuan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Promise You But Not
  • Ayesha Transmigration
  • My Perfect Bad Boy
  • Aisyah(TAHAP REVISI)
  • RANNA
  • ALEYA~~
  • My Duchess / End
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • ANNISA {ON GOING}

Tidak ada yang tak mungkin untuk kita bertemu. Ya, bertemu untuk menentukan siapa yang akan kupilih sejak kau meninggalkanku hanya karena kau merasa mengkhianati sahabat sendiri. Bahkan cemburu dengan sahabat baruku. Sungguh naïf sekali dirimu itu. Melangkahkan kaki di tempat yang sama. Tersenyum tanpa alasan saat melihatku. Dibalik topi ada wajah penyesalan? Aku rasa tidak sama sekali. Bahkan raut sedih pun tidak ada, senyum itu tidaklah tulus sebagai rasa persahabatan yang indah. Sungguh mudah untuk melukai, tetapi sangatlah sulit mengembalikan kepercayaannya kembali. Sebuah ruang menjadi saksi bisu, buku antalogi menjadi saksi bersalah atas semua ucapan kotormu mengenai diriku. Maaf, aku memang berjanji, tetapi tidak padamu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines