Story cover for Dream Catcher by janitraaji
Dream Catcher
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Mar 31, 2018
Dhira tak pernah menyadari pertemuannya dengan Abimanyu akan mengubah harinya. Sikap dingin Abimanyu menarik rasa penasaran Dhira untuk selalu mendekat.

Perlahan Dhira mengenal Abimanyu. Membuatnya menyelami dunia baru. Menggapai mimpi-mimpi terpendam.
All Rights Reserved
Table of contents

1 part

Sign up to add Dream Catcher to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
The Black Room by razzaqueen
20 parts Ongoing
Theanne menyentuh novel bergenre harem itu. "Kamu sadar gak sih tokoh Cleoranthea terlalu disayangkan cuma buat mati begitu aja?" Zella ikut mengangguk setuju. "Cleoranthea emang figuran menyedihkan, Nona tapi saya juga berpikir masa saudara haram Protagonis wanita dan Antagonis wanita hidupnya aja udah menyedihkan ditambah lagi dia dijadikan tumbal demi impact cerita. Kasian banget." "Makanya aku butuh POV versi dia Zella. Aku juga penasaran apa yang terjadi ama dia di Black Room." .... Theanne Alexandra Alanius, Putri konglomerat yg kesepian merasakan kejengkelan tatkala maidny merekomendasikannya sebuah novel harem dark romance yang sedang nge-hype di sosmed. Novel yang begitu ia kritik habis-habisan sebab kekesalannya pada pemeran utama wanita. Anehnya, Theanne begitu tertarik pada sosok tokoh yang memiliki nama mirip dengannya. Tokoh figuran yang hanya jadi tumbal di awal cerita. Belum puas ketika mengkritik ending gantung dan teka-teki yang belum terselesaikan dalam novel tersebut, Theanne harus mengalami nasib tragis yakni mengalami kecelakaan di pesawat yang ia tumpangi. Ketika Theanne membuka mata ia merasa di tempat asing. Tunggu ada yang aneh, bagaimana bisa ia jadi Cleoranthea si Figuran? Menariknya lagi, Cleoranthea si Figuran dalam novel bukanlah karakter sesimpel yang ia kira. Apalagi, ia merasakan bahwa dunia itu terlalu nyata untuk dianggap sebuah novel. "Kalo Cleoranthea gak mau main secara terang-terangan maka aku, Theanne yang bakal gantiin dia buat main dengan terang-terangan!" ... "Anthea, stop making this chaos and tell us what do you want." "What if i don't want to stop?" "We'll give you a red card." Ekspresi gadis itu bukannya ketakutan malah terkekeh geli. Jari lentikny menyalakan pemantik api."Just give me a red card and put me in Blackroom again. Dengan begitu masing-masing dari kalian bisa berduaan sama aku kan?" Fuck, How to make her stop? This girl is really driving them crazy! "Kamu bakalan nyesel,Anthea. Jgn lari."
The Silent Invasion (END) by shalmhyra_
51 parts Complete
Ketika Everalda membuka mata dan menyadari dia berada di dunia fiksi ini, hatinya langsung panik. "Ini... di mana gue?" bisiknya sambil mengedarkan pandangan, bingung dengan lingkungan barunya. Suara riuh dari luar ruangan semakin membuatnya penasaran. Dia berdiri dengan hati-hati, mencoba mengenali setiap detail ruangan yang tampaknya berasal dari era yang berbeda. Saat ia melihat cermin besar di sudut ruangan, Everalda menyadari perubahan besar yang terjadi. Refleksi di cermin menunjukkan sosok wanita yang tidak dikenalnya-seorang gadis dengan rambut panjang terurai dan gaun mewah yang melorot lembut di lantai. Dia menyadari bahwa dia telah masuk ke dalam tubuh Aleia Chrystella, figuran dalam novel yang selama ini dia baca. Seketika, ingatan tentang alur cerita novel "The Glittering Crown" kembali menghampirinya. Aleia, yang hanya muncul sesekali sebagai teman sekolah Maureen Carmellia, tokoh protagonis, Aleia dikenal sebagai sosok pendukung di dalam cerita. Namun, Everalda kini memiliki kesempatan untuk merasakan langsung kehidupan yang hanya pernah dia lihat dari luar. "Nama lo... Aleia, kan?" Maverick menatapnya dengan dahi sedikit berkerut, seakan ada yang mengganggunya. "Lo kayaknya beda akhir-akhir ini, deh." Everalda merasakan darahnya berdesir cepat. "Oh, Tuhan, jangan sekarang," batinnya panik. Dengan senyum setengah terpaksa, dia mencoba menghindari tatapan Maverick. "Eh, iya... apa sih yang beda? Gue biasa aja kok." Highest Rank : #20🏅 Kehidupan dari 26,4 ribu cerita [14/09/2024] #18🏅 Fantasi dari 71,9 ribu cerita [15/09/2024] #3🏅 Romance dari 450 ribu cerita [16/09/2024] #2🏅 Novel dari 28,9 ribu cerita [16/09/2024] #12🏅 Pertemanan dari 10 ribu cerita [16/09/2024] #1🏅Fiksi Remaja dari 211 ribu cerita [17/09/2024] #4🏅Teenfiction dari 149 ribu cerita [18/09/2024] #3🏅 Pertemanan dari 10,3 ribu cerita [30/11/2024]
You may also like
Slide 1 of 9
The Black Room cover
Persona cover
The Silent Invasion (END) cover
Takdir yang Menyatu  cover
One Call Away cover
ALdanDara [Selesai] cover
My Darrel cover
PERLINA cover
After the rain [ COMPLETED ] cover

The Black Room

20 parts Ongoing

Theanne menyentuh novel bergenre harem itu. "Kamu sadar gak sih tokoh Cleoranthea terlalu disayangkan cuma buat mati begitu aja?" Zella ikut mengangguk setuju. "Cleoranthea emang figuran menyedihkan, Nona tapi saya juga berpikir masa saudara haram Protagonis wanita dan Antagonis wanita hidupnya aja udah menyedihkan ditambah lagi dia dijadikan tumbal demi impact cerita. Kasian banget." "Makanya aku butuh POV versi dia Zella. Aku juga penasaran apa yang terjadi ama dia di Black Room." .... Theanne Alexandra Alanius, Putri konglomerat yg kesepian merasakan kejengkelan tatkala maidny merekomendasikannya sebuah novel harem dark romance yang sedang nge-hype di sosmed. Novel yang begitu ia kritik habis-habisan sebab kekesalannya pada pemeran utama wanita. Anehnya, Theanne begitu tertarik pada sosok tokoh yang memiliki nama mirip dengannya. Tokoh figuran yang hanya jadi tumbal di awal cerita. Belum puas ketika mengkritik ending gantung dan teka-teki yang belum terselesaikan dalam novel tersebut, Theanne harus mengalami nasib tragis yakni mengalami kecelakaan di pesawat yang ia tumpangi. Ketika Theanne membuka mata ia merasa di tempat asing. Tunggu ada yang aneh, bagaimana bisa ia jadi Cleoranthea si Figuran? Menariknya lagi, Cleoranthea si Figuran dalam novel bukanlah karakter sesimpel yang ia kira. Apalagi, ia merasakan bahwa dunia itu terlalu nyata untuk dianggap sebuah novel. "Kalo Cleoranthea gak mau main secara terang-terangan maka aku, Theanne yang bakal gantiin dia buat main dengan terang-terangan!" ... "Anthea, stop making this chaos and tell us what do you want." "What if i don't want to stop?" "We'll give you a red card." Ekspresi gadis itu bukannya ketakutan malah terkekeh geli. Jari lentikny menyalakan pemantik api."Just give me a red card and put me in Blackroom again. Dengan begitu masing-masing dari kalian bisa berduaan sama aku kan?" Fuck, How to make her stop? This girl is really driving them crazy! "Kamu bakalan nyesel,Anthea. Jgn lari."