Celoteh Sang Pecandu

Celoteh Sang Pecandu

  • WpView
    Membaca 48
  • WpVote
    Vote 9
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Apr 1, 2018
WpInfo
Puisi
Di puncak bimbang, di lembah terdalam batas ambang, puisi ialah gerbang, satu-satunya jalan pulang.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#425
seni
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Dia Semesta
  • Ruang Rasa..
  • Puisi Kemana Saja
  • Mati Lebih Lama, Hidup Selamanya
  • About My Poem
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Evolusi Kata
  • PROSA
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • Sasmita Nivriti

" aku ga suka berbagi ka, apalagi perihal kamu" " ga akan ada yang terbagi, its only you " Kisah dua insan yang dipertemukan Semesta tanpa sengaja Dipersatukan tanpa diduga Kedatangannya seolah membawa warna Untuk mengubah kegelapan yang ada Tuhan memberikan mahakarya Yang dia ciptakan dengan sempurna Untuk membuatku bahagia di semestanya Dan tanpa sadar aku jatuh Sejatuh-jatuhnya Hingga pada akhirnya Aku berada di titik tertinggi mencintai Mengikhlaskan

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan