Damn, I Love It

Damn, I Love It

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 14, 2018
Bagaimana rasanya kalok se kampus sama mantan yang nyebelin, apalagi kalok dia ngajak balikan kita ? Aduh... pasti bikin bingung. Inilah hal yang dirasakan Dira, gadis remaja yang punya mimpi besar menjadi orang sukses. Ia harus mengorbankan rasa cintanya demi sahabatnya yang telah membantunya sejak lulus SMA. "Jadi lu suka sama Fino Lis?" Tanya Dira. "Iya, gue seneng banget!" Jawabnya. Karena Dira juga masih merasakan getaran-getaran cinta dengan mantannya, Fino. Akhirnya mereka memutuskan kembali bersama setelah lama berpisah. Mereka sepakat hubungan itu dijalani "Backstreet" tanpa sepengetahuan Lisa, sahabatnya yang juga menyukai Fino. Lantas apa yang terjadi selanjutnya...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Summer Triangle  (Revisi)
  • GLANCE
  • Gadis Kesayangan Fian (Rombak Bentar)
  • FANTASTIC
  • It HURTS
  • The Real Of Me
  • RΓ€tsel ( Revisi )
  • Raden
  • Bara [REVISI]
  • CHAVANDA

"Qi, bisa gak jangan kekanak-kanakan?! Kalo gue salah, kasih tau gue! Biar gue perbaiki!" Are tidak mengerti dengan perubahan sahabatnya akhir-akhir ini. Qira yang terbiasa mengganggunya dengan Lexa, kini menjauh secara tiba-tiba. Perempuan itu bersikap seolah tidak ingin mengenalnya lagi. "Kita sahabatan bukan satu atau dua tahun!" Awalnya Are senang, saat Qira secara perlahan menjauhinya dan juga Lexa. Bukan dia tidak senang ketika Qira berdekatan dengannya, hanya saja situasinya telah berubah. Kini Are sudah memiliki kekasih, yaitu Lexa. Dia takut, kedekatannya dengan Qira akan melukai Lexa. Namun, Are menjadi resah ketika Qira benar-benar memblokir aksesnya untuk menemui perempuan itu. Pesan, atau sapaannya tidak mendapat feedback baik dari Qira. Qira yang semula membelakangi Are, kini mulai membalikkan tubuhnya. Dia menatap Are tepat di kedua bola matanya. "Gue takut mati di tangan lo, Are!" ✯✯✯ "π™·πšžπš‹πšžπš—πšπšŠπš— πš”πš’πšπšŠ πšœπšŽπš™πšŽπš›πšπš’ πšœπšžπš–πš–πšŽπš› πšπš›πš’πšŠπš—πšπš•πšŽ. π™½πšŠπš–πšžπš—, πšœπšŠπš’πšŠπš—πšπš—πš’πšŠ πšŠπš”πšž πšπš’πšπšŠπš” πš’πš—πšπš’πš— πš–πšŽπš—πš“πšŠπšπš’ π™³πšŽπš—πšŽπš‹, πš’πšŠπš—πš πš–πšŽπš—πš“πšŠπšπš’ πš“πšŽπš–πš‹πšŠπšπšŠπš— πšžπš—πšπšžπš” π™°πš•πšπšŠπš’πš› πšπšŠπš— πš…πšŽπšπšŠ." -π‘ͺπ’‰π’‚π’’π’Šπ’“π’‚ π‘Ίπ’‰π’‚π’Šπ’Žπ’‚ π‘³π’π’—π’Šπ’† ✯✯✯ α΄‹α΄€ΚŸα΄€α΄œ ʙᴇʀʙᴀᴋᴀᴛ, α΄›Ιͺα΄…α΄€α΄‹ α΄α΄œΙ΄Ι’α΄‹ΙͺΙ΄ α΄˜ΚŸα΄€Ι’Ιͺα΄€α΄›! #1 friends #1 Time travel #1 teen #1 frendszone #1 sahabat #1 sadstory #1 friendship #1 broken #1 brokenheart #1 rahasia

More details
WpActionLinkContent Guidelines