Home Alone with Friend

Home Alone with Friend

  • WpView
    Reads 178
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 12, 2018
kehidupan dimana seorang remaja yang masih berumur 15 tahun yang hidup sendirian dirumahnya. Kedua orang tuanya sedang bekerja diluar kota, sesekali mereka pulang. Ia juga memiliki 3 saudari perempuan dan 1 adik laki laki. Semenjak mereka ke luar kota termasuk saudaranya, ia kesepian. Terkadang ia hanya tersenyum, tetapi dibalik senyumannya ia menyimpan kesedihan. Tetapi, setelah ia bertemu dengan seorang yang sangat baik padanya ia jadi sering bersemangat melewati kehidupannya bersama dengan orang tersebut. Waktu demi waktu hari demi hari mereka lalui bersama, mereka juga sering bercerita tentang kehidupannya yang lama. Mereka berdua juga sering bermalam dirumahnya. Tapi dimana suatu hari, ia juga bertemu dengan pria tampan yang satu sekolah dengan dirinya. Membuat kehidupannya semakin berubah hanya karena teman atau sudah ia anggap sebagai sahabat. Yah SAHABAT. Kehidupannya seakan berubah, bahwa ia melupakan semua nya. Bagaimanakah kehidupan sang remaja tersebut dalam menjalani hidupnya hanya dengan bersama seorang teman? 'Terkadang hidup memang tidak adil dan hanya Tuhan yang menentukan nasib bagi makhluknya' #ajengmaulidyachandra my first story. sorry for typo.
All Rights Reserved
#686
zee
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dari Luka Untuk Tawa✓
  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • ASMARALOKA || Love or Reality?
  • Fifa Story [END] ✔
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Cerita Tentang Kita
  • Deberìa Redirme? (End)
  • Different [END]
  • ALEYA~~
  • Alur Kehidupan [REVISI]

Terimakasih luka ... Walau datangmu tak pernah jadi harap, Walau adamu selalu menjadi tangis, Tapi, berkatmu aku sadar ... Tak ada bahagia selagi kau belum terlihat. Jangan bersedih, luka ... Karena hadirmu adalah mutlak. Dan aku tak bisa menolak. Sebab, kau akan menjadi sumber, akan datangnya bahagia suatu hari nanti. Ya, masih nanti ... Entah kapan tepatnya. _Kenta Senjaya_ °°° Hidup di dunia itu selalu berdampingan. Seperti contohnya, tawa akan selalu berdampingan dengan luka. Jadi, jangan terlalu bahagia jika tak ingin terluka lebih banyak. Ini tentang kisah remaja 16 tahun yang selalu terlibat dengan drama kehidupan. Bangkit untuk jatuh, tertawa untuk menangis, bertemu untuk kehilangan, dan begitu seterusnya. Karena nyatanya Roda kehidupan akan terus berputar. Siap tak siap remaja 16 tahun ini harus tetap menghadapinya. Konflik kehidupan tak akan pernah berhenti jika nafas masih berhembus. plagiat silahkan minggat! Murni karya sendiri. Jangan lupa vote dan coment nya. Terimakasih untuk yang sudah berkenan mampir di cerita ini. Salam: Shinyaya ©2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines