We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Chika Love Story

Chika Love Story

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 27, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Semua hanya bisa berbicara tentang kejelekan yang ada pada diriku. Tapi mereka tak pernah tahu bagaimana aku menjalani setiap detik aku bangkit dari masa lalu yang aku lalui." Chika Aditama. Namanya Chika, umurnya baru 22 tahun dan dia harus berhadapan dengan kekejaman dunia yang telah menjadikannya seperti sekarang. Angkuh, dingin dan tak tersentuh. Di umur yang seharusnya masih mengejar karir dan segalanya, dia sudah berhadapan dengan kehamilan yang harus dia tanggung sendiri. Bagaimana bisa? Dimana suaminya? Mungkin jika orang lain tahu, mereka akan bertanya seperti itu. Tapi, disini bukanlah suami yang meninggalkan istrinya ketika hamil, tapi seorang lelaki yang meninggalkan perempuan yang berstatus pacar yang sudah berbadan dua. Bagaimana kisah Chika? Baca yaa,, walau mungkin Slow update..
All Rights Reserved
#648
chika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BEST OF US - TERBIT CETAK
  • Menjadi Dia
  • DIA ANGELINA
  • My Surgeon
  • MY LITTLE ZEE [Revisi]
  • Say Bye
  • HALAI-BALAI | Antagonist Husband LENGKAP (SELESAI) TERBIT
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • REGRET

TERSEDIA DI TOKO BUKU SEBAGIAN PART SUDAH DIHAPUS Aku nggak mengerti bahwa sebuah kisah cinta bisa seperti ini. Sungguh, dulu aku hanya gadis polos yang tak pernah peduli pada cinta sejati. Di dunia ini, hanya ada 2 pria yang tadinya kupikir akan jadi pendamping hidupku: dr. Riza yang maha sempurna atau fotografer terkenal, Jerro Atma. Tapi lihat sekarang apa yang kulakukan. Galau habis-habisan menunggu orang yang tak pernah kuperhitungkan pulang ke Indonesia. Pria brengsek yang menjadikanku pacarnya dua jam sebelum keberangkatannya ke Amerika. Gila kan? Mana katanya dia akan sering-sering pulang? 6 bulan sekali my ass! Sudah hampir 2 tahun dan dia tidak pernah menunjukkan tanda-tanda dia mau pulang. Tapi sudahlah. Toh memang aku sendiri yang gila, mau-mau saja menunggunya. Ya bagaimana, namanya juga sayang. Kupikir mudah saja menunggu. Ngomong-ngomong, aku cukup jago dalam mempertahankan perasaan. Tapi baru kali ini aku sadar, bahwa menunggu dan bertahan tak semudah kelihatannya. Apalagi, saat kamu tidak tahu yang sebenarnya apakah dia layak ditunggu atau tidak. Dan saat kamu sibuk bertanya-tanya, ada orang lain yang punya jawaban masuk akal. [Lanjutan dari When You Tell Me That You Love Me]

More details
WpActionLinkContent Guidelines