"Rindu Yang Terlarang"

"Rindu Yang Terlarang"

  • WpView
    Leituras 202
  • WpVote
    Votos 26
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, abr 9, 2018
WpInfo
Ficção
Romance
Apakah kita akan tetap bertemu? meskipun kita tidak bersama? tanyaku sedih "huh....well...kita akan tetap bertemu tapi aku tidak kuat melihat kamu dengan pria lain sya, apa kamu tidak mau menungguku sampai skripsi ku selesai? aku janji setelah selesai menyelesaikan skripsiku aku langsung melamar kamu sya...I'm promise" ujarnya memohon kepadaku "sorry....ar aku tidak bisa, mama ingin aku cepat menikah". ujarku dengan wajah sedih " ya...lebih baik kamu turuti saja apa yg dikatakan ortu kamu karna kita sbagai anak tidak boleh membantah kpdnya, sya... jika calon suami kamu berbuat jahat katakan padaku aku akan lngsng menghajarnya bahkan membunuhnya pun akan ku lakukan" ujarnya dan membuatku makin menyesal dan sedih. " maaf...Ar... maafkan aku" ujarku memohon maaf " sudahlah nggak perlu menangis aku tidak suka melihatmu menangis, tetaplah bahagia dan tersenyum" ujarnya yg dihiasi senyuman manisnya dan membuatku tidak sedih lagi. " sorry ar and thanks for anything " ujarku dan memaksakan tersenyum meskipun hatiku sangat sedih dan menyesal . " dont worry...I'm never mind " ujarnya dgn tersenyum paling manis menurutku.
Todos os Direitos Reservados
#410
trouble
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • VINDEYLI
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • Om, Ayo Nikah!
  • Promise Me ( END )
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Arsyilazka
  • dimana janji tersebut
  • Interesting Girl [END]
VINDEYLI

"K0nt0l lo" Karena kesal gadis itu keceplosan dan mengeluarkan kata kasar itu. Dia menatap Vinder takut takut. "Mau gue jahit mulut lo?" Nyali gadis itu ciut melihat Vinder yang menatapnya tajam. "Cewek ngomong kasar lo kira keren?" Gadis itu hanya diam. Kesal. Kata itu menggambarkan hati gadis yang sedang bersama Vinder saat ini. Dia ingin dibujuk. Dia ingin agar Vinder membujuknya dan memperhatikannya. "Mau ikut ekskul" cicitnya. "Dari tadi ekskul mulu. Yang laen aja nanti gue bolehin" "Yaudah mau balapan" jawab gadis itu antusias. "Gue patahin kaki lo, mau?" "Ihh, katanya dibolehin gimana sih" "Yaudah silahkan, jangan salahin gue kalo gue cepuin ke papi lo ya sayang" ucap Vinder. _______ "Gue udah pasrah, terserah mereka mau ngomong apa tentang gue, gue udah biasa kok disalahin terus sama mereka. Gue mau nyerah, mau gue jelasin gimana pun ke mereka tetap aja mereka ngga bakal percaya" ucap gadis itu mulai menangis. "Lo ngga boleh nyerah, kita cari sama-sama ya jalan keluarnya?, lo ngga boleh biarin mereka nyalahin lo terus lo- "Tapi ini emang salah gue hiks, gue yang udah bikin dia trauma hiks. Ini salah gue, hiks ini emang salah gu- Cowok itu berteriak, "INI BUKAN SALAH LO!, ini bukan salah lo sayang" ucapnya sambil mengelus kepala gadis itu. "Lo ngga boleh nyerah, inget sama tujuan kita semua. Kita semua sayang sama lo" Ingatlah, masalah dan cobaan yang datang itulah yang menjadikanmu kuat.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo