April [HIATUS]

April [HIATUS]

  • WpView
    LECTURAS 6,185
  • WpVote
    Votos 2,125
  • WpPart
    Partes 23
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ene 4, 2020
Dugaan demi dugaan, nama demi nama, semua terasa seperti puzzle. Dan mereka harus menyusin potongan potongan puzzle itu hingga selesai. Sehingga mereka akan tau siapa pelakunya. Pelakunya pun juga sangat pandai bermain petak umpet. Petunjuk demi petunjuk bisa saja mematahkan dugaan sebelumnya. Ya pelakunya pun begitu hebat menyembunyikan identitasnya padahal dia dekat dengan Ana dan juga Alfa. Lalu siapa sosok yang dimaksud? PART TIDAK URUT. GAK TAU KENAPA. URURTKAN SENDIRI SETIAP PART NYA... [REVISI SETELAH TAMAT] ✨SLOW UPDATE✨ ~~~~~~~~ Bukan penulis!!!! Hanya mengisi waktu liburan dengan menulis cerita yang alurnya entah mau gimana......😊😊😊
Todos los derechos reservados
#272
marah
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • CLASS F
  • Cewek Cuek [Completed]
  • My Devil Boy
  • Bersaing atau Bersama? Pilih Satu!
  • Teman Kos Dari Neraka [TAMAT]
  • THE NEW GIRL [SELESAI]
  • GASA [end]
  • INSTABLE - (Ta) [Completed]
  • ...
  • 𝐅𝐫𝐢𝐞𝐧𝐝𝐳𝐨𝐧𝐞 𝐆𝐨𝐚𝐥𝐬 𝟐. [Republish]
CLASS F

Kelas F di mata penghuni sekolah : 1. Kumpulan anak dengan IQ jongkok. 2. Penghuni tetap ranking 20 terbawah di jurusannya. 3. Solidaritas dalam kelas nilainya F alias fana. Nyaris tidak pernah tercipta. 4. Trouble maker alias parasit sekolah. 5. Para pemilik masa depan kurang jelas. Perihal pernyataan di atas fakta atau bukan, itu tergantung cara kalian memandangnya. Yang jelas, anak-anak itu tidak peduli, atau memilih untuk masa bodoh dengan penilaian manusia-manusia yang merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Mereka tidak peduli dengan nilai ulangan yang tidak mencapai KKM, dengan materi pelajaran yang diberikan guru, dengan PR yg harus dikumpulkan tepat waktu, dengan tata tertib dan aturan yang tidak boleh dilanggar, juga tentang ujian nasional yang katanya menentukan masa depan. Hingga suatu hari, sang wali kelas terancam dipecat karena dianggap gagal mendidik mereka. Hanya ada dua pilihan yang bisa dilakukan anak-anak itu. Menjadi egois atau peduli. °°° A/n. Cerita ini ditulis sebagai salah satu bentuk kampanye #IndonesiaMembaca dengan bertemakan Teen Literature. #TeenlitIndonesia @teenlitindonesia

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido