Sexi And Brave

Sexi And Brave

  • WpView
    Reads 255,357
  • WpVote
    Votes 1,346
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Fri, Jun 22, 2018
WpInfo
Fiction
Paranormal
"Emmphh.. hen- tikan!! Kauhh men- yiksaku sayang.. Ohhh." Dia terus memainkan lidahnya di leherku. Sesuatu yang membuatku tak berdaya, dan membuatku melayang. Drrrt Drrrt Drrrt Benda persegi panjang yang ku letakkan di nakas samping tempat tidurku itu sangat mengganggu. "Hallo" "Baiklah aku kesana sekarang, tunggu aku 15 menit lagi." "Maafkan aku sayang tapi aku ada urusan, aku harus pergi sekarang." Aku beranjak dari tempat tidur dan memakai kembali pakaian ku sambil membenahi rambutku "Akkhh.. Ada apa hon kita baru saja memulainya." "Maaf sayangku. Tapi ini sangat penting" Ku ambil tas di atas sofa ku kecup kening kekasihku dan pergi meninggalkannya.
All Rights Reserved
#168
luna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketraka Mafy
  • Sniper Mate: Demon Blood
  • MY LUNA QUEEN
  • Starlight [ complete ]
  • The King Werewolf [SUDAH TERBIT]
  • They Don't Know About Me!!!
  • This Cruel Alpha [3] ✔️
  • BLE MOU ✓
  • My Alpha White Wolf
  • My Heart (Cor Meum) ✔ (PINDAH KE DREAME)

[Story Completed] Harusnya Tuhan menciptakan waktu berjalan dua arah supaya aku bisa kembali ke masa lalu untuk menghapus semua penyesalanku. Penyesalanku karena aku menyia-nyiakan perasaanmu yang begitu tulus padaku, menyia-nyiakanmu yang pernah menjadi milikku. Jika ada yang harus aku sesali, itu adalah ketika aku baru menyadari bahwa perasaan ini muncul setelah kepergianmu. Dan aku menyesal karena tidak bisa mengulang waktu untuk memperbaiki segalanya. - Yolanda Amelia, 17. ⚫⚫⚫⚫ "Kenapa kamu mau nerima aku?" Satu alis Yola terangkat. "Apa maksud lo nanya kayak gitu?" "Ya gapapa sih." "Aku tau dari dulu kamu dingin banget sama aku, Yol. Tapi sekarang? Kenapa kamu malah nerima aku? Kenapa?" "Nggak sedikit yang bilang kalau kamu menerima aku karena permainan truth or dare yang kamu mainin sama teman-teman sekelas kamu. Kamu kena dare buat nerima laki laki yang nembak kamu, siapapun itu. Itu nggak bener 'kan?" Arya tersenyum miris. ⚫⚫⚫⚫ Ketraka Mafy Copyrights © 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines