My Savage Boyfriend

My Savage Boyfriend

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Apr 3, 2018
Bagaimana rasanya jika kalian dijodohkan dengan manusia biadab dan super kejam? Inilah yang dialami Amanda, gadis sangat polos dan manis yang dijodohkan dengan manusia biadab, liar, dan tidak berperasaan. Tentu hari-hari Amanda yang ceria seketika berubah menjadi kelam semenjak dirinya dijodohkan dengan manusia itu dan parahnya lagi harus menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih. Amanda lebih baik mati saja ketimbang harus dimaki, diperlakukan sesuka hati. Seandainya Rafa adalah pria berhati lembut dan menyayangi seseorang setulus hati. Amanda dengan senang hati membuka tembok besar yang menghalangi hubungan mereka. Hanya ada dua pilihan : 1. Haruskah Amanda mengikuti arus hidupnya? atau, 2. Amanda harus melawan arus ? ©2018
All Rights Reserved
#646
complicated
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MENDEKAP RINDU
  • ALBARISUS ✔
  • En Silencio
  • AMANDANIEL [TERBIT]
  • AdAManda
  • Bad and Good
  • Waiting For You [TAMAT]
  • All About You [END]
  • DEVEN [SELESAI]
  • Bad-Boy (Complete)

Di tengah konflik antara keinginan orang tua dan hati nurani, Amanda, seorang mahasiswi yang penuh dengan ambisi dan cinta, menemukan dirinya terjebak dalam perjalanan yang tak terduga. Dijodohkan oleh orang tuanya dengan pria yang mereka pilih untuknya, Amanda sudah memiliki hati yang terikat pada seseorang yang telah lama menjadi bagian dari hidupnya. Namun, dalam perjalanannya mencari jati diri dan memperjuangkan cintanya, Amanda harus menghadapi tekanan dari orang tua yang berharap agar ia mengikuti jalur yang telah mereka tentukan. Konflik batin pun tak terhindarkan ketika hati Amanda berseberangan dengan keinginan sang ayah yang keras kepala. Di tengah pergulatan antara cinta dan tanggung jawab, Amanda harus menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri untuk menghadapi segala rintangan yang menghadang. Dalam perjalanan ini, dia akan belajar tentang arti sejati dari kebahagiaan, kesetiaan, dan pengorbanan. Namun, di balik semua itu, pertanyaan besar terus menghantuinya: Akankah Amanda mampu mempertahankan cintanya dan menemukan kebahagiaannya sendiri, atau akankah ia tunduk pada tekanan orang tuanya dan merelakan hatinya untuk mengikuti jalan yang telah ditentukan untuknya? Hanya waktu yang akan menjawabnya. "Kamu jangan terlalu memanjakannya, lagian itu merupakan keputusan yang tepat untuk masa depan Amanda yang lebih baik," ibu Amanda tak habis pikir dengan suaminya. "Kau tega melihat putri mu terpaksa mencintai orang lain, apa yang kau pikirkan. Dulu kau sangat memanjakannya, bahkan tak ingin melihat dia menangis. Hanya karena dia tak sejalan arah dengan kemauanmu, lantas membuatmu terlalu dalam kecewa dengan dia? Ibu Amanda yang akhirnya tersulut emosi dengan cara suaminya. "Kau bahkan tak melihat secara dalam tatapan putri mu, yang begitu merindukan sikap hangat ayahnya. Ambisi mu membuat hatimu membeku," lanjut ibu Amanda meninggalkan ayah Amanda di ruang kerja di rumah mereka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines