Dear Diary

Dear Diary

  • WpView
    Reads 1,040
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 27, 2019
Ini hanya coretan-coretan lama saya yang ingin saya arsipkan disini. Seperti biasa, semuanya berisi tentang kegalauan yang saya alami. Tentang masalah hati, tentang saya yang senantiasa merutuki diri sendiri, tentang dia yang saya cintai namun tak berakhir pada kata 'memiliki'. Udah ah, gitu doang. Intinya sih ini hanya akan ada beberapa bagian, ya sambil saya obrak-abrik catatan-catatan yang sudah dimuseumkan. Kalau nemu, baru ditulis di sini. Maklum lah, sudah jadi kebiasaan saya nulis-nulis ga jelas di kertas. Nggak di simpen baik-baik. Taunya nulis aja. Hihi
All Rights Reserved
#265
tulisan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • S E N A N D I K A ✔
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Pelangi yang Telah Lama Hilang
  • Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life
  • PLUTO
  • SalFlo
  • selamat pagi cinta
  • Galau Territory (Tentang Seseorang yang Tak kan pernah kusebut namanya lagi)

Bandung, 2 Mei 2020 Beri tahu aku bagaimana caranya. Cara untuk membuat hati membungkam saat aku mencoba untuk diam Cara untuk membuat hati mengerti saat aku mencoba sendiri Cara untuk membuat hati berhenti bergumuruh saat aku memilih tak acuh Coba beri tahu aku! Jelaskan! Apa yang kamu perbuat pada hatiku Hanya melihatmu saja dia (hati) meronta Meminta untuk mengungkapkan sebuah rasa yang aku pun tak bisa mengungkapkannya Tapi untungnya, diri ini masih sanggup untuk menahan gemuruhnya. Meskipun hati tak mengizinkannya untuk tetap mendekap disana. 🍃 Dentingan jam berbunyi nyaring mendominasi kamarku. Kulirik sekilas ternyata hampir dua jam aku duduk di kursi meja belajar. Jangan tanya apa yang sedang ku lakukan. Hal kecil, hanya menuliskan apa yang dirasakan dihati dan terlintas tanpa henti. Aku pun bingung dengan hati yang ku miliki, bagaimana tidak? Dengan lancang dia mencuri nama seseorang untuk disimpan disana. Bahkan karenanya, aku seperti orang bodoh. Namun, aku tak bisa menyalahkan hati. Karena, apa-apa yang telah aku rasa terjadi atas izin dari-Nya. Karenanya coba bertahan sebentar wahai hati, aku tidak bisa mengungkapkan apa yang kamu katakan dalam diri. Nanti akan ada masa dimana apa yang membelenggu akan tersampaikan tanpa adanya pemaksaan. Untuk saat ini biarlah semuanya tetap seperti ini, biarkan suara hati terus menjelujur dengan kehendak-Nya sendiri, biarkan do'a sebagai penyampai perasaan ini. . . . . . . . . Hallo selamat datang di cerita saya, semoga suka:) Ide cerita ini saya dapatkan dari teman-teman dan beberapa cerita yang pernah saya baca. Happy reading guys

More details
WpActionLinkContent Guidelines