Dia Makmumku

Dia Makmumku

  • WpView
    Reads 1,213
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 27, 2020
"Iman itu tujuh puluh cabang lebih atau enam puluh cabang lebih yang paling utama adalah ucapan 'la ilaha illallah' dan yang paling rendah adalah menyingkirkan rintangan kotoran dari tengah. jalan" ( Hr: Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Abu Dawud, Imam at- Tirmidzi, Imam Nasa'i, Imam Ibnu Majah) Pertemuan anak Adam dan hawa tanpa sengaja mengagumi karena hal sederhana yang jarang ia temui. Seorang anak perempuan yang membantu membuang sampah membuat hatinya berdesir, dan menghangat. Sederhana namun penuh dengan keikhlasan. Hingga membuat mereka mendekat namun akhirnya menjauh karena sebuah aturan. Di pisahkan karena ketaatan, bertemu di Turki saling mengikhlaskan dan karena takdir Allah mereka di pertemukan kembali di Madinah. Apakah di tempat para Nabi itu mereka akan bersatu dalam ikatan yang halal. Untuk saling melengkapi menuju janah-Nya. Dia Makmum pelengkapku untuk menuju Jannah-Nya.
All Rights Reserved
#157
allah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Serasa dan Menua Bersama
  • MAS WILDAN [END]
  • Dear Husband [TAMAT]
  • Ketika Allah Mencintaimu
  • 𝐋𝐄𝐍𝐓𝐄𝐑𝐀 𝐇𝐈𝐉𝐑𝐀𝐇 (REVISI)
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • Antara Tasbih dan Rosario
  • Merried

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

More details
WpActionLinkContent Guidelines