One Last Chance

One Last Chance

  • WpView
    LECTURES 33
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., avr. 20, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Sudah tidak ada lagi jalan untuk kembali, itulah yang tertanam dalam benak Febe. Setiap kejadian pahit yang terjadi dalam hidupnya, baik yang sudah berhasil dia lalui maupun yang sedang dia jalani membuatnya berpikir tidak akan ada lagi arti dari sebuah harapan. Namun dia menemukan sebuah jalan kecil yang hanya berupa jalan setapak, dan tanpa dia sadari jalan tersebut bisa membawanya menuju satu kesempatan terakhirnya. Karena waktu tau kapan harus berputar kembali. Itulah yang saat ini tertanam dalam benak Samuel. Dia tau benar kemana arah dia akan melangkahkan kakinya, namun ia memilih untuk diam di tempatnya berdiri, di sebuah persimpangan jalan, menanti jika ada sosok yang sudah lama ia rindukan muncul melalui persimpangan jalan yang terlihat sangat kecil dibandingkan persimpangan jalan yang akan dia lalui. Inilah sebuah perjalan yang tidak akan pernah mereka ketahui ujungnya jika waktu dan kesempatan tidak memberi mereka ruang untuk bertemu. Inilah sebuah kisah yang mungkin banyak didengar namun mempunyai porsi dan rasa yang berbeda bagi mereka. Akankah mereka menempuh jalan yang sudah terlihat jelas didepan mata mereka? Ataukah salah satu dari mereka akan memilih untuk membuat jalan mereka sendiri?
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Till I Meet You
  • Simbiosis Mutualisme
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Bentangan Payung Biru
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • RETAK [END]
  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • The Boat of Blossoms
  • EX's (Completed)
  • Path

Kita berdua pernah terjatuh, terluka , dan terkubur di lubang yang dalam. Kita sama - sama pernah merasa hancur saat orang yang di cintai pergi meninggalkan kita untuk selamanya. Memendam rasa sakit seorang diri. Tersenyum walau batin tersiksa tertawa meski hati menjerit .. yang dapat kita lakukan hanyalah berlarut-larut dalam emosi dan kesediahan. dimanapun tubuh ini berpijak hanya sepi yang terasa... Dan pernahkah kau berpikir bahwa apa yang terjadi pada kita ini begitu melelahkan hingga rasanya mengakhiri hidup adalah pilihan terbaik untuk pergi dari dunia yang fana.??? Namun tuhan sepertinya punya jalan lain. layaknya benang merah yang saling terhubung kau dan aku pun akhirnya di pertemukan. Jujur aku tidak pernah tau apa yang ia rencanakan. Mungkin tuhan sengaja memasangkan kita lalu setelah itu tertawa sambil berkata pada para malaikat " Hei lihat lah kedua orang menyedihkan ini mereka sangat cocok bila bersama." Atau mungkin tuhan ingin agar kita berteman dan menolong satu sama lain. Entahlah apapun itu biarkanlah waktu yang akan menjawabnya...

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu