One Last Chance

One Last Chance

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 20, 2018
Sudah tidak ada lagi jalan untuk kembali, itulah yang tertanam dalam benak Febe. Setiap kejadian pahit yang terjadi dalam hidupnya, baik yang sudah berhasil dia lalui maupun yang sedang dia jalani membuatnya berpikir tidak akan ada lagi arti dari sebuah harapan. Namun dia menemukan sebuah jalan kecil yang hanya berupa jalan setapak, dan tanpa dia sadari jalan tersebut bisa membawanya menuju satu kesempatan terakhirnya. Karena waktu tau kapan harus berputar kembali. Itulah yang saat ini tertanam dalam benak Samuel. Dia tau benar kemana arah dia akan melangkahkan kakinya, namun ia memilih untuk diam di tempatnya berdiri, di sebuah persimpangan jalan, menanti jika ada sosok yang sudah lama ia rindukan muncul melalui persimpangan jalan yang terlihat sangat kecil dibandingkan persimpangan jalan yang akan dia lalui. Inilah sebuah perjalan yang tidak akan pernah mereka ketahui ujungnya jika waktu dan kesempatan tidak memberi mereka ruang untuk bertemu. Inilah sebuah kisah yang mungkin banyak didengar namun mempunyai porsi dan rasa yang berbeda bagi mereka. Akankah mereka menempuh jalan yang sudah terlihat jelas didepan mata mereka? Ataukah salah satu dari mereka akan memilih untuk membuat jalan mereka sendiri?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • RETAK [END]
  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • [COMPLETED] 7 Days
  • Erlangga
  • The Boat of Blossoms
  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • PLuto (Kembali)
  • Path

Serayu harus merelakan tubuhnya digunakan sebagai objek pemuas dari pria bernama Banyuadjie layaknya seorang pelacur. Namun, semuanya tidak bisa se-sederhana itu ketika keduanya ternyata pernah mengarungi bahtera rumah tangga sebelum pengadilan agama memutuskan semuanya. Lima tahun berlalu setelah surat perceraian itu dikabulkan oleh pengadilan agama. Pernikahan singkat antara Serayu dan Banyuadjie seolah masih meninggalkan setumpuk permasalahan yang masih rumpang. Apalagi setelah calon bayi mereka meninggal lalu di hari yang sama surat gugatan dari Serayu dilayangkan tanpa kesepakatan. Luka, dendam, dan cinta yang masih tersisa seolah melebur menjadi satu. Lalu semuanya semakin rumit ketika Serayu tahu bahwa sampai kapan pun dia bukanlah wanita yang diinginkan oleh Banyuadjie.

More details
WpActionLinkContent Guidelines