Bright Little Sea

Bright Little Sea

  • WpView
    Reads 4,638
  • WpVote
    Votes 206
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Jan 22, 2026
(SEDANG TAHAP REVISI) Tatapan pertama tidak bisa menentukan apa yang orang rasa dari seseorang, Tatapan pertama tidak bisa menjadi alasan dalam menentukan apa yang akan kita rasakan terhadap seseorang, setidaknya itulah definisi perasaan oleh seorang Nathena Bulan. Pertama kali bertemu dengan Pak Samudra, dia dibuat kesal bukan main karena selain terlihat angkuh dan sombong, guru Ekonominya itu benar-benar membuatnya jengkel. Begitu juga dengan Samudra yang tidak suka melihat Bulan yang terus saja berulah di sekolah barunya, Samudra tidak suka anak remaja yang terlalu bebas. Tapi perasaan benci mereka pada satu sama lain tidak menghentikan nasib yang terus mempermainkan mereka untuk mempunyai takdir bersama. Bulan benci Samudra, Samudra tidak menyukai Bulan. Layaknya Bulan yang tidak bisa jatuh kedalam Bumi dan menabrak Samudra, serta Samudra yang tidak bisa menggapai Bulan, cerita mereka diawali dengan banyak ketidak masuk akalan. Satu tatap, Dua tatap, Menentukan mengapa, tatapan pertama tidak bisa menentukan apa yang akan kita rasa dari seseorang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GARIS TAKDIR
  • Aku Kamu Dan Jarak
  • Not Like The Movies
  • Oh, My CRUSH! (TAMAT)
  • Menyimpan Rasa (END)
  • Antara Bulan dan Bintang
  • Hidden Scars ✓
  • UNSPOKEN LOVE (On Going)
  • My Beloved Prince || TAMAT

Pantesan susah buat dapetin hati bumi. Orang bumi aja gak punya hati! • • • • Bulan cantik? Jelas. Bulan manis? Jangan di tanya lagi permen aja insecure lihat dia. Bulan pinter? Pasti, buku aja minder kalo di baca sama dia. Terus ada gak kekurangan dia? ADA! Bulan 'NOL BESAR' jika di suruh buat dapetin hati bumi. Susah. Tidak tau lagi gimana caranya Bulan buat naklukin hati seorang Bumi. Saat mau maju satu langka lagi. Pasti ada aja yang dorong tubuhnya hingga dia kembali ketitik nol. Bumi mungkin terlalu besar buat Bulan genggam. Kadang saja kehadiran dirinya tidak pernah dianggap. Bulan tidak pernah terlihat di mata Bumi. Apa perlu Bulan bawa banyak senter ke luar angkasa biar cahayanya bisa bersinar lebih terang, terus dapet perhatian dari bumi? Gila aja. Nanti matahari insecure lagi lihat gue. Hahaha Welcome to my story! Buat kalian yang lagi berusaha buat dapetin doi. Buat kalian yang lagi berusaha buat lupain doi. Buat kalian yang lagi bimbang mau terus berjuang apa lupain aja. Mari berpelukan! [MASIH DALAM PROSES REVISI]

More details
WpActionLinkContent Guidelines