Goresan
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Mon, May 28, 2018
Rasanya terpukul. Terpukul kali aku. Terpukul. Ya Tuhan.. Aku terpukul kali. Aku mencoba bahagia,mencoba senyum,memaksa wajah ini ketawak. Tapi,apa? Aku menangis. HatiKu terluka. Sakit Tuhan.. Perih kali yg aku rasakan. Tuhan.. Kalau boleh jujur. Berikan hamba kesempatan untuk memperbaiki semuanya. Rasa nya bagaikan tertusuk pisau yang tajam. Menancap di sukmah hatiKu. Mengapa sesingkat itu semua hubungan yang aku jaga selama bertahun2. Kenapa Tuhan? Maafkan lah diriKu yang tak bisa melupakan rasa sakit ini. Rasa nya selalu di hantui setiap detik, waktu, bahkan setiap kali aku bahagia. Dia menghantuiKu selalu. Bayang-bayang wajah nya selalu muncul di saat mata ini terlelap. Ku mencoba berlari. Berlari sekuat semampuKu untuk menjahui semuanya. Ku mencoba menjahui semua awal cerita cinta Kita. Tapi,apa? Sungguh.Sungguh sulit nya untuk mematahkan semua Memory Cinta yang begitu rumit ini. Semua perjalan Cinta antara kau dan aku. Adalah suatu Cinta Yang di dasari dengan Kebohongan yg palsu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Traces in the Light
  • " To Love ,To Lose "
  • The Memory Between Us I LingOrm [Bahasa Indonesia]
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Perjalanan Cintaku...
  • And Then You Came (Completed)
  • Ex or New? [REVISI]
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]

Traces in the Light Sebuah kisah tentang kehilangan, pengorbanan, dan harapan. Sudah tiga tahun sejak Nandika dan Raya berjalan ke arah yang berbeda. Bukan karena cinta mereka telah padam, tapi karena saat bersama, mereka justru saling melukai. Kini, Nandika mencoba menata hidupnya kembali. Ia memutuskan pergi ke sebuah tempat yang damai dan menenangkan untuk berlibur beberapa bulan,berharap bisa berdamai dengan semua kenangan yang belum juga usai. Namun, di tempat sunyi itu... Sebuah pertemuan tak terduga mengusik luka lama yang belum benar-benar sembuh. Di kejauhan, ia melihat seseorang yang sangat ia kenal-seseorang yang pernah mengisi harinya dengan cinta dan luka. Tapi ketika ia hendak memastikan, sosok itu lebih dulu pergi... meninggalkan pertanyaan menggantung di dadanya: "Apakah itu benar Raya... atau hanya bayangan dari rindu yang belum selesai?" Sementara itu, Raya hidup dengan ingatan yang tak lagi utuh. Ia mencoba menjalani hari demi hari, ditemani seseorang yang mencintainya tanpa syarat-yang selalu ada, bahkan saat Raya tak lagi tahu siapa dirinya dahulu. Dan di tengah terang yang samar, dua hati yang pernah saling menggenggam kini berjalan di garis yang nyaris bersinggungan. Apakah cinta yang pernah begitu kuat bisa menembus gelapnya ingatan? Atau justru... Takdir telah menyiapkan akhir yang lebih sunyi dari perpisahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines