Mengikhlaskan Sebuah Rasa.

Mengikhlaskan Sebuah Rasa.

  • WpView
    Reads 48,339
  • WpVote
    Votes 1,770
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 15, 2021
بسم الله الرحمن الرحيم. Hari sudah malam namun hatinya masih saja tak tenang. Perasaan sedih, kacau, marah, kecewa, terguncang, matanya sudah berkaca-kaca namun masih ia tahan. Terus ia beristighfar mencoba menenangkan dirinya yang semakin panik tak karuan, mondar-mandir didalam kamar bak seterikaan. Namun usahanya itu nihil tetap saja ia tak mampu menahan tangisnya, perlahan tapi pasti jatuhlah butiran-butiran kecil dari pelupuk matanya. "Apa yang harus ku lakukan?" Isak gadis itu. "Sudahlah sebaiknya kamu tanyakan terlebih dahulu dari pada nanti jatuh nya seudzån." Kata wanita muda sebaya dengannya yang didepan. "Sudah sering kali ku tanyakan padanya tapi..." tersedat karna isak tangisnya yang tak berhenti. "Tapi tetap saja ia tak mau menjawab, aku sudah tak kuat." Tangis gadis itu benar-benar pecah di pelukan wanita itu. Ia pernah rasakan kecewa namun tak pernah sekecewa ini. Baginya ini benar-benar kecewa yang memberikan luka yang sangat dalam baginya. Tak banyak yang bisa ia lakukan hanya menangis dan mencoba memberanikan diri mencari jalan keluar. Dari merangkak ia coba tuk berdiri tegap, dari berlinang air mata ia coba tu tersenyum, dari rasa sayang yang menjadi benci kini ingin ia netralkan segalanya. NOTE: cerita ini sebagian dari kisah nyata, yang sudah dibumbui... segalanya sudah direkayasa sedemikian rupa, kecuali beberapa kejadian yang memang nyata. Jadi jangan heran tempat yang ada di cerita ini jika di cari tak ketemu.. oke👌
All Rights Reserved
#95
ikhlas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Air Mata Cinta
  • Stuck In H2SO4~Completed
  • tentang sebuah rasa
  • Rasa Dalam Sujudku
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Hantu Naci Piuu! [END]
  • MARRIED WITH GUS [END]
  • Cinta Suci Zahra✓

بسم الله الر حمن الرحيم.. ini cerita pertamaku, jadi mohon maaf bila ada kata dan penulisan yg tidak tepat, masih dalam tahap belajar silahkan kasih saran dan kritik ya. saya bukan penulis hanya punya hobi,, bagi saya membuat tulisan dalam bentuk cerita lalu cerita saya dinikmati banyak pembaca adalah kesenangan tersendiri, saya selalu berharap tulisan saya mampu membuat pembaca hidup di dalamnya, karena bila pembaca larut dalam alur cerita yang saya buat ,merasakan bahagia, marah, sedih ,bahkan menangis adalah bentuk prestasi bagi saya . selamat membaca.... "aku tidak tahu jalan hidup akan begitu rumitnya, setelah kehilangan menerpaku semuanya terasa hancur. namun, aku percaya allah tidak akan membiarkanku seorang diri menghadapinya, selalu ada Fajar setelah gelap dan selalu ada tawa setelah kesedihan. aku perlu mengingatkan hatiku lgi,, " bahwa bahagia dan duka itu datangnya satu paket. kamu tidak akan merasakan bahagia sebelum tahu apa itu duka. dan jangan terlena akan rasa bahagia karna bisa jadi esok kau akan merasakan duka". Aku harus mengikhlaskan sekaligus mendukung perjodohan mereka. Iya,,dia yang salah satu nya adalah seseorang yang sangat aku cintai, nama laki-laki yang mungkin sudah terbentang luas di angkasa karna aku mendo'akan nya tak lekang oleh waktu, disetiap sholat fardhu dan sunnah roatibku. Meski namanya menjadi candu dalam do'aku. Namun, Allah punya rencana dan kehendak lain. oh Allah,, jika mencintai semudah membalikan telapak tangan. kenapa melupakan itu pilu dan melelahkan? jika Cinta itu mengikhlaskan. mengapa masih begitu sakit ? ya Rabb, jaga hatiku untuk ia yang sedang menunggu kehadiranku dan yg mampu menjaganya. pertemukan kami disaat kami siap untuk saling berbagi. yakinkan hatiku untuk siap jatuh Cinta lagi bukan untuk patah lagi ". ~ Air Mata Cinta ~ #pesantren

More details
WpActionLinkContent Guidelines