We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Perahu Senja

Perahu Senja

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 5, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Amanda, beribu wanita yang hadir di sekitarku tak akan ada artinya di bandingkan ke hadiranmu, menyapaku dengan sebuah senyuman terlebih dahulu sebelum kau memanggilku. Itulah hal yang sangat ku kagumi darimu, gadis baik dan ramah bahkan hanya dengan senyuman saja selalu mendatangkan kebahagiaan untuk orang-orang yang berada di sekitarmu. Aku bangga dan bahagia mencintaimu selama 3 tahun ini, rasa yang selama ini ku tahan memberiku kekuatan untuk mengungkapkannya, meskipun pada akhirnya di perpisahan ini tidak berjalan sesuai harapanku, kamu menolakku karena tak ada rasa denganku, aku tetap bisa tersenyum karena sudah bisa jujur kepadamu. Terima kasih Amanda, karena rasa cinta yang tak sampai kepadamu ini aku menjadi kuat, kuat untuk menghadapi kerasnya kehidupan, kamu mengubah aku menjadi kesatria tangguh, ksatria yang tak pernah absen memandang senja di atas perahu peninggalan kakekku, mungkin di sana aku hanya melamun sembari menikmati indahnya mentari terbenam.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Regrets of Love
  • Surat Untuk Andiny {TAMAT} ✓
  • GRIZLEN {On Going}
  • Sekali Lagi (End)
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • My Cold Prince
  • My Perfect BoyFriend
  • Diksi Matahari ⛅ (TAMAT)
  • flashback~
  • Aletta Inara [SUDAH TERBIT]

Kamu berhasil menyadarkanku makna cinta yang sesungguhnya. Semua tampak jelas bagaimana caramu menjagaku. Hingga aku mendengar kata yang sudah lama kunanti terucap dari bibirmu. Cinta... Begitulah kedengarannya, sangat manis bukan? Tapi tidak bagiku. Kamu mampu menanam kuat kata cinta dalam hatiku dan membuat kata cinta menjadi hancur. Mungkin bagimu cinta telah lenyap begitu saja terbawa oleh angin, sama seperti jiwamu yang telah hilang di mataku, namun tidak di hatiku. Suatu ketika dia hadir membawa cinta. Aku mulai meragukan apakah cinta benar nyata. Haruskah kubuka kembali pintu hatiku yang telah lama tertutup karena kamu berada didalamnya? Sanggupkah aku melupakanmu dan membuang jauh kenangan yang telah kita ciptakan? Apa mungkin jika suatu saat nanti kamu dan dia berada dalam satu hati yang sama? Sangat disesali jika hal itu benar terjadi. Namun, dia mewujudkan kemungkinan itu dengan caranya sendiri. Akankah kusebut kisah yang Tuhan gariskan adalah penyesalan cinta?

More details
WpActionLinkContent Guidelines