"Maafkan Aku"

"Maafkan Aku"

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 5, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Kenapa kamu lakukan ini kepadaku ? Apa salahku ? Masih pantaskah aku hidup, aku takut ketika aku bertemu orang tuaku . Dan begitu mudahkah kau meninggalkanku ! Benar ini bukan salahmu saja dan ini juga salahku tapi bisakah kau tetap bersamaku , aku ingin kita hidup bersama dari 0 , Tapi kenapa kamu malah meninggalkanku ! Mungkinkah ini karma yang harus kudapat selama ini , Apakah ini memang takdirku ? Cast : Mia Febri & Anton Prasetya
All Rights Reserved
#21
muslimstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • Meninggalkan Tanpa Pamit
  • Antara Lelah Dan Luluh
  • My Life is My Secret - IMiaw
  • the protektif wedding
  • Obsess with you_(Greshan)[END]
  • ℂ𝕠𝕟𝕧𝕖𝕟𝕚𝕖𝕟𝕔𝕖
  • My Sugar Baby (END) ✅
  • BACK TO YOU
  • posesif girlfriend(REVISI)

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines