CINTA Sebatas SENJA

CINTA Sebatas SENJA

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 10, 2018
WpInfo
Fiction
Social Themes
Mengapa engkau datang membawa keindahan diawal jumpa? Lantas kau pergi meninggalkan luka? Cinta yang menjanjikan kebahagiaan semu. Cinta yang datang dengan sendirinya dan pergi tanpa diminta. Bagaikan senja yang hanya memberi keindahan sementara lantas pergi meninggalkan jejak-jejak luka. Tapi,,tidak dengan aku yang tidak bisa mengartikan sebuah cinta. Hingga,menurutku cinta adalah kebutuhan yang tidak harus ku penuhi namun harus aku cukupi. Kebutuhan? Penuhi? Cukupi? Bisakaha aku???
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Girl Who Made Me Sujud
  • Love Faith And Hope
  • Ikhlas dan Bahagia
  • KETIKA HATI HARUS MERELAKAN
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Hanya Karna Cinta || Why Don't we
  • CARAKU MENINGGALKANMU
  • Senandung Cinta Tak Bernada [TAMAT]

"Bukan karena dia sempurna... tapi karena dia menunjukkan jalan menuju Yang Maha Sempurna." Alfarezel Akhmar Nizama, biasa dipanggil Alfarez, ia tumbuh dalam keluarga yang utuh tapi tak pernah benar-benar ada untuknya. Kasih sayang tak pernah menyapa pintu rumahnya. Ayah dan ibunya sibuk dengan dunia mereka sendiri, meninggalkan Alfarez kecil dalam dekapan satu-satunya cahaya hidupnya: sang nenek. Hidup yang keras dan penuh luka membuat Alfarez menjelma jadi pria pemberontak. Tawuran, geng jalanan, alkohol semua jadi pelampiasan amarah dan kehampaan. Namun satu hal yang tak pernah disentuhnya: perempuan. Bukan karena tak bisa, tapi karena ia tak percaya pada cinta. Hingga ia bertemu Alea, Almahyra Azalea Fauqiyya. Gadis berjiwa lembut, penuh kedamaian, dan bersinar dengan akhlak yang indah. Wajahnya menenangkan, kata-katanya menyentuh hati, dan kehadirannya perlahan-lahan menyentuh bagian jiwa yang paling gelap dalam diri Alfarez. Bersama Alea, Alfarez mulai mengenal kembali cahaya yang sempat hilang. Bukan hanya tentang cinta antar manusia, tapi cinta yang lebih agung-cinta kepada Allah. Alea tak pernah memaksa, tapi dengan kelembutannya, dia menuntun Alfarez untuk sujud... bukan karena cinta padanya semata, tapi karena hidayah yang mulai mengetuk. Sebuah kisah tentang luka, perubahan, dan perjalanan pulang menuju cahaya. Karena terkadang, Allah mengirim seseorang untuk mengubah segalanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines