Cowok Batu Es

Cowok Batu Es

  • WpView
    Reads 170
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 13, 2018
Gadis cantik, pintar akademik, dan jago olahraga. Primadona sekolah Diana Aprilia, selalu menjadi topik pembicaraan yang menarik bagi para cowok-cowok di sekolah. Bagaimana tidak, dengan parasnya yang cantik, body goals, sifatnya yang ramah dan senyumnya yang dapat menghipnotis siapa saja yang melihat. Dapat menjadikannya sebagai teman sekaligus pacar idaman. Namun Diana tak pernah membuka hatinya untuk siapapun. Hingga suatu ketika ada cowok sedingin kutub utara yang mendobrak hatinya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Cinderella (Sudah Ada Di Toko Buku)
  • Mencintai Si Kutu Buku ( On Going )
  • Rentetan Rasa (Completed)
  • DION'S (COMPLETED) ✔
  • Asmara OSIS
  • Sunyi yang Menyatukan
  • Diorama Nadine [END]
  • Diary Diany

Project #Remaja | "Gue gak terima penolakan! Mulai sekarang lo jadi pacar gue." Ini bukan kisah Cinderella yang kehilangan sepatu kaca, di mana sang pangeran akan menjemput sang putri, untuk memberikan sebelah sepatunya yang tertinggal di pesta dansa. Ini kisah Amora yang kehilangan sepatu converse yang baru saja Ia beli tempo hari. Dan sebelah sepatunya harus tertukar dengan sepatu orang lain. Namanya Amora Olivia, cewek biasa yang tengah bahagia karena baru saja bisa membeli sepatu baru dengan uang yang susah payah Ia tabung sebulan ini. Dan kini sebalah sepatu kebanggaanya itu harus tertukar dengan sebelah sepatu butut yang ukurannya lebih besar dari sepatu miliknya. Sumpah sarapah Amora keluarkan saat mencari sebelah sepatunya, bahkan Amora nekat berteriak di koridor sekolah hanya untuk sebelah sepatu. "Sial! Siapa yang berani tuker sepatu gue sama sepatu butut kegedean ini." teriak Amora menggelegar di koridor sekolah Yang lebih parahnya, Ia harus mendekam di ruang, BK karena sudah berurusan dengan si tersangka pencuri sepatunya yang tak lain adalah Adam Wijaya. Si ketua osis yang berdarah dingin, tidak punya belas kasih dan sarkas. Ini kisah Amora dkk yang masuk ke dalam kelas buangan, dan harus berurusan dengan antek-antek osis yang berasal dari kelas unggulan yang di gawangi oleh Adan Wijaya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines