Story cover for Pidato Upacara by AugustHnedri
Pidato Upacara
  • WpView
    Leituras 4,799
  • WpVote
    Votos 65
  • WpPart
    Capítulos 7
  • WpView
    Leituras 4,799
  • WpVote
    Votos 65
  • WpPart
    Capítulos 7
Em andamento, Primeira publicação em abr 06, 2018
Tidak semua orang percaya diri bernalar lepas di atas panggung, apalagi untuk berpidato. Demam panggung adalah salah satu musuh fasihnya lidah dan pikiran saat berpidato. 

Percaya diri dan yakin saat berbicara bisa mempengaruhi lawan bicara kita sehingga mereka percaya dengan apa yang kita omongkan. Meskipun yang kita omongkan itu adalah salah. 

Untuk menjadi orator yang ulung tidak hanya semata butuh percaya diri. Kita harus juga punya modal pengetahuan yang luas. pengetahuan yang luas itu perlu kita kreasikan kembali dengan gaya bahasa baru namun tetap mudah dipahami sesuai keadaan kekinian. 

berapi-api  saat pidato, bagus. Tetapi tampa konsep dan tema yang menarik bisa dianggap basi oleh audiens. Dibutuhkan kreasi, comedy, dan gaya penyampaian tersendiri agar apa yang kita sampaikan tanpa bosan disimak oleh para pendengar. 

Dalam buku ini di konsep pidato jadi, siap dipraktekan, khusus untuk para guru yang selalu menjadikan pembina upacara jadi momok yang menakutkan nyali. yakni, bingung tema yang hendak disampaikan. 

Insya Allah buku mengakomodasi kegundahan para guru saat jadi pembina upacara bendera.

wassalam
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Pidato Upacara à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#29pidato
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
ABG Anak Biang Gaul, de DurnajayaSupriyanto
3 capítulos Concluída Maduro
Remaja sering dikaitkan dengan seabreg gelar dan embel-embel. Dari mulai gelar yang baik sampai gelar yang selalu menyudutkan bagi para pelakunya. Padahal tidak semuanya remaja menyandang predikat negatif, masih banyak remaja-remaja yang bisa mendedikasikan dirinya untuk menyandang sebuah gelar yang sangat luar biasa. Mengapa hal ini bisa terjadi? Mungkin karena dunia remaja lebih identik dengan dunia malas, huru-hara, tawuran, gengsi yang berlebihan atau lebih cenderung yang selalu menjadi beban bagi lingkungan sekitarnya. Sebenarnya ada faktor yang menghambat bagi dunia remaja itu sendiri. Namun, para pelakunya tidak menyadarinya terhadap faktor tersebut. Sehingga kehidupan remaja dirasakan biasa-biasa saja. Padahal hambatan terbesar yang dihadapi seseorang ketika ragu melangkah, ternyata terdapat dalam diri manusia itu sendiri. Rasa takut, khawatir yang berlebihan, merasa tidak mampu, malu, gengsi, rendah diri adalah sejumlah penyakit hati dan kelemahan jiwa yang sering dialami oleh para remaja. Akibatnya, kita tidak akan pernah melakukan apa pun, tidak pernah merasakan apa pun dan tidak pernah menjadi apa-apa. Sepantasnya tidak ada lagi keraguan dalam diri remaja terutama sebagai muslim untuk maju, meningkatkan kualitas diri, belajar dan berani berlomba ditengah kancah persaingan dunia. Dalam buku ini penulis ingin mengupas tentang sikap mental remaja yang harus dibangun dan dikembangkan, jika kita memang berkeinginan kuat untuk bangkit, maju dan memenangkan persaingan hingga menjadi remaja yang sukses dunia dan akhirat. Bagaimanapun, kita tidak bisa memungkiri bahwa perubahan seseorang bergantung pada sikap mental dan pemahamannya; bagaimana ia memandang dirinya, penciptanya, apa tujuan hidupnya, apa yang menjadi kewajibannya dan bagaimana ia memandang kehidupan dunia serta akhiratnya.
JAM 3 SORE, de KOKOTA_
54 capítulos Em andamento
JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️
To Kill a Queen, de gitablu
9 capítulos Concluída Maduro
Desas-desus itu tersebar. Dimulai dari kalangan pelayan dan suruhan di Arendelle. Tidak perlu waktu lama bagi mereka, untuk mengetahui sesuatu terjadi di dalam istana. Tidak lagi, sejak pintu istana terus terbuka. Namun mereka menyadari posisi mereka. Tak sanggup untuk berbicara, apalagi mengadu. Terdiam akan nasib, mereka memutuskan tidak melakukan apa-apa. Menutup mata, dan menganggap hal itu tak pernah terjadi. Dimulai dari kalangan pelayan, desas-desus itu akhirnya sampai ke telinga petinggi Arendelle. Hal ini membuat orang-orang dengan kedudukan itu, menjadi agak resah. Mereka mengetahui sesuatu, namun mereka teralu segan bertindak. Hingga akhirnya desas-desus itu menjadi sesuatu yang tidak lagi dibicarakan. Tak pernah ada yang berani membahasnya. Mereka yang tahu, hanya mengangkat bahu, atau berpura-pura berpaling. Walaupun, mereka digelayuti oleh beban besar di hati mereka. Dosa besar yang tak termaafkan. Tak terampuni. Tapi, apakah mereka sanggup melawannya? Saat ini, tak ada yang berani berucap. "Itu tak pernah terjadi. Tidak mungkin.. Diam, dan jangan kau ungkit lagi." Hardikan halus, namun berbahaya itu selalu menluncur keluar dari tiap bibir orang yang tahu. Namun itu cukup untuk membungkam siapapun, dengan mata ketakutan dan kulit pucat pasi. Musim dingin abadi kembali menyelimuti Arendelle. Bukan musim dingin yang membekukan tulang, dan membuatmu mengigil memohon. Melainkan situasi dingin, yang sangat membuat frustasi, cemas, dan mengkhawatirkan.
Talvez você também goste
Slide 1 of 7
KENLA cover
ABG Anak Biang Gaul cover
JAM 3 SORE cover
To Kill a Queen cover
SNIPER -Friend Or Enemy?-  [BTS - MONSTA X] [END] (Sudah Dibukukan) cover
MY CICI [END] cover
Cerita Cinta Siblings Baldwin Dan Aubrey  { Slow Up } cover

KENLA

25 capítulos Concluída

Ini perihal rasa Rasa yang tak pernah mampu di utarakan Rasa yang bersimbur di balik kedok kebersamaan Rasa yang menunggu patah karena tak berulah Dan ini perihal hati yang menolak rasa Jika kamu pecandu rasa dalam diam yang bersembunyi di balik tatapan dendam. Maka kupersembahkan cerita ini untukmu.