Pidato Upacara

Pidato Upacara

  • WpView
    Reads 4,810
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 7, 2020
Tidak semua orang percaya diri bernalar lepas di atas panggung, apalagi untuk berpidato. Demam panggung adalah salah satu musuh fasihnya lidah dan pikiran saat berpidato. Percaya diri dan yakin saat berbicara bisa mempengaruhi lawan bicara kita sehingga mereka percaya dengan apa yang kita omongkan. Meskipun yang kita omongkan itu adalah salah. Untuk menjadi orator yang ulung tidak hanya semata butuh percaya diri. Kita harus juga punya modal pengetahuan yang luas. pengetahuan yang luas itu perlu kita kreasikan kembali dengan gaya bahasa baru namun tetap mudah dipahami sesuai keadaan kekinian. berapi-api saat pidato, bagus. Tetapi tampa konsep dan tema yang menarik bisa dianggap basi oleh audiens. Dibutuhkan kreasi, comedy, dan gaya penyampaian tersendiri agar apa yang kita sampaikan tanpa bosan disimak oleh para pendengar. Dalam buku ini di konsep pidato jadi, siap dipraktekan, khusus untuk para guru yang selalu menjadikan pembina upacara jadi momok yang menakutkan nyali. yakni, bingung tema yang hendak disampaikan. Insya Allah buku mengakomodasi kegundahan para guru saat jadi pembina upacara bendera. wassalam
All Rights Reserved
#28
pidato
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cerita-Cerita Dari Lembar Utang
  • ABG Anak Biang Gaul
  • Ecosillia
  • 𝐎𝐀𝐒𝐈𝐒 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐈𝐊𝐈𝐒?
  • Langit Semesta
  • Tutorial Berpikir Benar untuk Pemula
  • BALADA KEHIDUPAN
  • MY CICI [END]
  • TAKDIR ANGELINA CHRISTY (END)

"Utang, utang apa yang nyeremin?" "Utang gagal tagih!" "Utang gagal bayar!" "Utang gagal inget!" "Wuihhhh, mantap juga, ya." Ngomongin utang memang enggak ada habisnya nguras emosi. Makanya, daripada sebatas dilontarkan pakai lisan, mari luapkan dengan tulisan. Sakit hati, marah, putus asa, kesal, tidak enak hati, pasrah, dan berbagai bentuk gundah gulana lainnya, mari salurkan! Buat kalian yang enggak sengaja ketemu "buku" ini, kuy ikutan menyelami. Kali ada yang "relate" sama kalian. Jadi kita bisa sama-sama melepaskan efek utang ini dari dalam jiwa 😘

More details
WpActionLinkContent Guidelines