Aku Patung Bagimu

Aku Patung Bagimu

  • WpView
    Reads 914,451
  • WpVote
    Votes 40,185
  • WpPart
    Parts 70
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 7, 2021
Aku dijodohkan dengan pria idamanku di smp, namun rasa cintanya bukanlah untukku. Tapi aku mencintainya begitu lama, bahkan sampai saat ini. Aku memang orang yang keras kepala bahkan saat semua orang bicara bahwa 'lebih baik dicintai daripada mencintai' namun dengan bersikeras aku mengatakan"Jika kita dicintai oleh orang yang tidak kita cintai, maka kita bersikap seenaknya tanpa cinta, bukankah itu akan menyakitinya. Tapi jika kita mencintai tanpa dicintai, kita akan lebih sering bahagia, walaupun kadang menyakitkan harus menerima keadaan bahwa dia tidak mencintai kita. tapi berusahalah, karena usaha tidak akan menghianati hasil" Hingga pada akhirnya aku sadar, bahwa aku ini egois, sangat egois. Dan jalan terbaik adalah melepaskannya bukan memaksa agar dicintai. -Aldhisya LiLy Mauranny. 🥀 Memaksakan diri akan menyakitkan diri sendiri. Begitu juga dengan keadaan bahwa aku tidak bisa mencintai 2 wanita sekaligus dalam satu hati. -Gattan Fauzi.
All Rights Reserved
#2
tanpacinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • CINTA UNTUK SENJA
  • DikaRanggi
  • philopobhia
  • IF YOU
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • GARIZAH JAUZA (END)

BLURB! Ternyata dunia ini benar-benar sempit. Luka lama yang kukira sudah sembuh, datang lagi tanpa aba-aba. Namaku Anita, seorang ibu tunggal yang berjuang membesarkan putriku, Audrey, sendirian. Aku pernah dikhianati dan kehilangan kepercayaan pada cinta, sampai dua pria datang bersamaan: satu dari masa lalu yang pernah menghancurkan, dan satu lagi yang menawarkan ketulusan baru. Kini aku harus memilih... Kembali pada cinta yang dulu melukai, atau membuka hati untuk yang baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines