Aku Patung Bagimu

Aku Patung Bagimu

  • WpView
    Reads 915,163
  • WpVote
    Votes 40,186
  • WpPart
    Parts 70
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 7, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Aku dijodohkan dengan pria idamanku di smp, namun rasa cintanya bukanlah untukku. Tapi aku mencintainya begitu lama, bahkan sampai saat ini. Aku memang orang yang keras kepala bahkan saat semua orang bicara bahwa 'lebih baik dicintai daripada mencintai' namun dengan bersikeras aku mengatakan"Jika kita dicintai oleh orang yang tidak kita cintai, maka kita bersikap seenaknya tanpa cinta, bukankah itu akan menyakitinya. Tapi jika kita mencintai tanpa dicintai, kita akan lebih sering bahagia, walaupun kadang menyakitkan harus menerima keadaan bahwa dia tidak mencintai kita. tapi berusahalah, karena usaha tidak akan menghianati hasil" Hingga pada akhirnya aku sadar, bahwa aku ini egois, sangat egois. Dan jalan terbaik adalah melepaskannya bukan memaksa agar dicintai. -Aldhisya LiLy Mauranny. 🥀 Memaksakan diri akan menyakitkan diri sendiri. Begitu juga dengan keadaan bahwa aku tidak bisa mencintai 2 wanita sekaligus dalam satu hati. -Gattan Fauzi.
All Rights Reserved
#653
selingkuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • IF YOU
  • philopobhia
  • GARIZAH JAUZA (END)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Rendra & Lila [END]
  • Mahligai Sunyi
  • GARBERA
  • Love In Paris (COMPLETED)

Cinta pertama tidak pernah sederhana. Dua hati yang bertemu membawa kisah yang berbeda, dengan luka dan harapan yang saling bercampur. Ia tak pernah menyangka bahwa cinta bisa datang begitu tiba-tiba-di tempat yang bahkan tak pernah iaharapkan. semuanya dimulai dari senyuman yang awalnya tak berarti, hingga kata-kata yang terus melekat di hati. Tapi di balik keindahannya, cinta pertama ini mengajarkan sesuatu yang belum pernah ia rasakan sebelumnya: perasaan takut, sakit, dan kebingungan yang bercampur jadi satu. perasaan yang tumbuh perlahan, melawan ketidakpastian dan rasa takut yang belum pernah ia kenal. Di satu sisi, dia bertanya-tanya, "Apakah cinta ini adalah berkah atau justru sebuah ujian yang akan melukai hati kami berdua?" Di sisi lain, ada hati yang mencoba mencintai dengan tulus, meski bayangan masa lalu masih membekas. Dia bertanya pada dirinya sendiri, "Apakah cinta ini akan benar-benar yang terakhir? Atau hanya sebuah cerita singkat yang akan berakhir tanpa jawaban?". Namun cinta bukan hanya soal perasaan, tetapi juga keputusan. Keputusan untuk bertahan, melepaskan, atau memperjuangkan sesuatu yang mungkin tidak lagi sama. Ini adalah kisah dua orang yang mencoba mencari arti dari cinta, harapan, dan kehilangan. Sebuah perjalanan yang tidak hanya mengajarkan mereka tentang cinta, tetapi juga tentang diri mereka sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines