Aku Ingin Mengikhlaskan

Aku Ingin Mengikhlaskan

  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 19, 2018
Tidak banyak yang aku inginkan. Aku hanya ingin mengikhlaskan nya. Setelah berapa banyak luka yang ia berikan padaku, berapa banyak tetes air mata karena nya. Aku tak tahu, kenapa begitu sulit melupakannya. Ia tak sempurna, sama sekali tidak. Ia sudah memberiku jawaban yang tepat. Yaitu ia ingin aku menjauhinya, ia ingin aku tak lagi memikirkannya. Kenapa perasaan ini harus ku rasakan? kenapa Tuhan? Aku ingin teriak dan menangis, aku lelah Tuhan. Aku ingin Mengikhlaskannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • DikaRanggi
  • Love My Twins | END
  • Take My Hand And Never Let It Go
  • Addicted | Warn NC 18+ |
  • Pengantin Bayangan (SELESAI)
  • SasuHina - Kau Dimana
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Tentang Rasaku
  • Rasa Yang Tidak Tersampaikan

Hidup itu sebuah perjalanan yang sangat berharga, namun tidak pernah lepas dari masalah mulai dari keluarga, sahabat bahkan kisah cinta-mu. Masalah yang hadir tentu bisa membuat kita rapuh. Tapi kamu harus percaya TUHAN tidak memberikan ujian melebihi batas kekuatan yang kita miliki, masalah tidak harus menjadikan kita lemah, takut tapi harus bisa mengambil hikmah-nya. Banyak hal yang membuat kita harus memahami tentang arti dari sebuah kehidupan. Disini aku hanya ingin cerita ku berlabuh melalui sebuah karya tentang percintaan dari kisah sendiri. Apa kalian mengalami hal sama dengan kisah ku ? Terima kasih, waktu mempertemukan kita mengenalmu salah satu anugerah terbesar di hidupku. Meski takdir tidak berpihak pada cinta. Tapi aku percaya selalu ada alasan terbaik kenapa sesuatu bisa terjadi. TUHAN selalu memiliki skenario terbaik- nya. Ikhlas atas segala takdir memahami dan mengerti, kenapa TUHAN memberikan cobaan itu ? Dan aku pun tidak memiliki jawaban atas pertanyaan ku sendiri, terpuruk dalam suasana, kehilangan arah, entah mau kemana pergi-nya ? Air mata mungkin bisa jadi saksi sepanjang hari memikul rasa sakit yang entah kapan sembuhnya ? Mau kemana mencurahkan segala duka ku ? Disini tidak ada siapa-siapa ? Hanya ruang kosong yang menemani diriku mengapa harus tinggal disini ? namun TUHAN hadir meskipun aku tidak pernah melihat-Nya dalam keadaan jiwa-ku yang remuk, hancur, Dia hadir menuntun dan menjagaku sepanjang hari. Aku percaya segala takdir TUHAN yang paling terbaik untuk setiap insan manusia di muka bumi. Pada dasarnya yang tersisa dari hidup kita adalah : kematian, dan kehilangan yang sangat sulit adalah menerima akan perpisahan itu terjadi 🥀 sesekali kita akan beruntung menemukan bahagia, tapi sesekali kita akan menemukan duka atau yang disebut luka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines