Story cover for Dynely by Huriah_fadilah
Dynely
  • WpView
    Reads 236
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 236
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Apr 07, 2018
Cute cover by : AnhGraphic

Sendiri, satu kata yang pas dengan kehidupan satu gadis. Hidupnya sangat kosong, dan tanpa warna. Tapi, anehnya dia masih bisa tersenyum, tertawa, dan berbicara layaknya manusia biasa. Padahal hidupnya sebenarnya berantakan.

---

"Ibu enggak usah sok peduli!"

"Tutup mulut kamu Nely!"

"Ibu yang seharusnya tutup mulut, Ibu urus aja pelanggan malam Ibu itu!"

---

Dingin, satu kata yang pas untuk lelaki ini. Mata tajam, dan paras yang rupawan membuat dia memilik fans perempuan yang tak bisa dihitung dengan jari. Tak pernah peduli dengan siapapun.

Tapi, sering memperhatikan satu gadis yang memiliki senyum yang cukup indah.

---

"Dylan, itu nama lo kan?"

"Iya."


©2018
All Rights Reserved
Sign up to add Dynely to your library and receive updates
or
#694pastelwattpadseries
Content Guidelines
You may also like
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat by zei_llyn
18 parts Ongoing
"Kamu harus mendapatkan nilai sempurna." Ucap papaku dengan suara tegas, seolah-olah aku tak punya pilihan selain menjadi sempurna di matanya. "Kamu harus selalu mengalah dengan kakakmu." Ucap mamaku tanpa ragu dan menuntut. Bagi mama, akulah yang harus mengerti kakak dan mengalah jika bertengkar dengan kakak entah kakak yang benar atau salah. "Ini semua salahmu! Andai saja aku tak memiliki adik sepertimu!" Ucap kakakku dengan mata penuh kebencian, seakan keberadaanku adalah kutukan yang merusak hidupnya. "Kakakmu itu sudah sangat menderita, jadi kamu harus mengerti dia." Ucap nenekku, seperti akulah yang membuat kakak semakin menderita. "kamu mah enak! kamu pintar dan punya orangtua kaya!! Ga ada yang kurang dari hidupmu." Ucap salah satu teman perempuanku dengan nada iri, tanpa tahu betapa sepinya hidupku. "kamu beda banget sama kakakmu ya. Kakak mu cantik banget, tapi kamu? Jelek parah." Ucap salah satu teman laki-lakiku sambil tertawa, seolah aku hanyalah lelucon menyedihkan di matanya. "Terima kasih... Kamu selalu menjadi pendengar yang baik." Ucap sahabatku dengan nada lembut, tapi entah kenapa kata-katanya terasa seperti pengingat bahwa aku hanya ada untuk mendengar, bukan untuk didengar. Lalu, kakek menatapku. Matanya teduh, penuh kasih, berbeda dari yang lain. "Apa kamu benar-benar baik-baik saja, cucuku?" Ucap kakekku, satu-satunya suara yang terdengar tulus di antara semua itu. Aku ingin menangis. Aku ingin berteriak bahwa aku tidak baik-baik saja. Aku ingin mengatakan bahwa aku lelah, bahwa aku tak tahu harus bagaimana lagi. Tapi aku tersenyum lebar pada kakekku. Aku menahan air mataku agar tak jatuh, karena aku tahu... air mata tidak akan mengubah apa pun. "Aku baik-baik saja." Ucapku dengan nada ceria yang ku paksakan, seperti biasa. • Hasil karya sendiri • bahasa baku dan non baku • maaf kalau ada kesamaan tempat, nama, dsb dalam cerita *** Happy_Reading ***
You may also like
Slide 1 of 9
PASCAL  cover
RAPUH cover
LUKA cover
Diary Depresiku cover
Menyerah atau Bertahan? cover
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat cover
Sejenak Luka cover
Paradise cover
Memorable cover

PASCAL

18 parts Complete

"Bahkan semesta pun tau bahwa aku hanya ingin kamu. Tapi takdir dan alam menentang." Singkat saja. Tentang seorang perempuan bernama Naya, dia hanya menginginkan kasih sayang orang tua yang lengkap. Dan laki-laki bernama Pascal, dengan kehidupan yang jauh berbeda dengan Naya, namun ada masa lalu yang terus menghantuinya. Kebahagiaan itu entah selamanya atau hanya sementara? **** "Aku kangen papa kak" "Nanti pasti ketemu kok" "Pengen di peluk dia" "Biar aku aja yang peluk dulu" **** "Kaka bakal di samping aku terus?" "Iya, kalo perlu aku nikahin kamu" "Masih sekolah kak" "Ga masalah" **** Cuss baca !!! [ JIKA ADA KESAMAAN KATA KALIMAT ATAU YANG LAIN MOHON MAAF TIDAK ADA UNSUR UNTUK MENJIPLAK ]