Story cover for Dynely by Huriah_fadilah
Dynely
  • WpView
    MGA BUMASA 236
  • WpVote
    Mga Boto 39
  • WpPart
    Mga Parte 6
  • WpView
    MGA BUMASA 236
  • WpVote
    Mga Boto 39
  • WpPart
    Mga Parte 6
Ongoing, Unang na-publish Apr 07, 2018
Cute cover by : AnhGraphic

Sendiri, satu kata yang pas dengan kehidupan satu gadis. Hidupnya sangat kosong, dan tanpa warna. Tapi, anehnya dia masih bisa tersenyum, tertawa, dan berbicara layaknya manusia biasa. Padahal hidupnya sebenarnya berantakan.

---

"Ibu enggak usah sok peduli!"

"Tutup mulut kamu Nely!"

"Ibu yang seharusnya tutup mulut, Ibu urus aja pelanggan malam Ibu itu!"

---

Dingin, satu kata yang pas untuk lelaki ini. Mata tajam, dan paras yang rupawan membuat dia memilik fans perempuan yang tak bisa dihitung dengan jari. Tak pernah peduli dengan siapapun.

Tapi, sering memperhatikan satu gadis yang memiliki senyum yang cukup indah.

---

"Dylan, itu nama lo kan?"

"Iya."


©2018
All Rights Reserved
Sign up to add Dynely to your library and receive updates
o
#521pastelwattpadseries
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
ARKALYA (END)  ni _chipsta_
53 parte Kumpleto
[Non-baku] "Gue gaakan lepasin lo gitu aja!" "Gue ngaku kalah." . . . Defalya Deynira, Gadis cantik dengan tubuh proporsional itu mulai memasuki kehidupan baru di lingkungan barunya. Ia menginjakkan kakinya kembali di kota Jakarta ini setelah sekian lama tinggal bersama kakek dan neneknya di negeri Paman Sam. Dengan berbekal bayangan sekolah di Indonesia dari cerita kakak laki-lakinya, ia pun akhirnya memutuskan untuk bersekolah di salah satu sekolah swasta dibandingkan memilih tawaran kedua orang tuanya yang menyarankan untuk home schooling. Namun, semuanya tidak akan berjalan selancar bayangannya, tanpa ia sadari, dengan memutuskan untuk bersekolah di sekolah swasta tersebut akan membuatnya merasakan hal-hal diluar dugaan yang dapat memporak-porandakan hatinya. Arka Fasha Aditama, Putra dari pemilik perusahaan besar yang sedang mendominasi ini dapat melumpuhkan ratusan hati wanita dengan parasnya yang hampir sempurna. Jabatan ketua osis yang dimilikinya membuat hari-harinya di sekolah selalu diisi dengan pujian dan sorakan dari banyak "penggemar"-nya. Namun, ia tetaplah seorang remaja SMA yang kehidupannya terisi dengan berbagai kenakalan remaja. Balapan, tawuran, dan pembullyan adalah kegiatan hariannya. Sampai suatu ketika, semuanya mulai berubah dengan adanya seseorang yang tidak direncanakan masuk ke dalam pikiran dan hatinya. ARKALYA, Entah akankah kedua remaja tersebut dapat bersatu dengan mudah seperti rangkaian nama diatas, atau kah akan ada yang menorehkan luka membekas pada salah satunya? Mereka terjebak, Terjebak dengan perasaan dan rangkaian pemikiran mereka sendiri. -Chipsta- Cover original pict from pinterest, edited by me;
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat ni zei_llyn
18 parte Ongoing
"Kamu harus mendapatkan nilai sempurna." Ucap papaku dengan suara tegas, seolah-olah aku tak punya pilihan selain menjadi sempurna di matanya. "Kamu harus selalu mengalah dengan kakakmu." Ucap mamaku tanpa ragu dan menuntut. Bagi mama, akulah yang harus mengerti kakak dan mengalah jika bertengkar dengan kakak entah kakak yang benar atau salah. "Ini semua salahmu! Andai saja aku tak memiliki adik sepertimu!" Ucap kakakku dengan mata penuh kebencian, seakan keberadaanku adalah kutukan yang merusak hidupnya. "Kakakmu itu sudah sangat menderita, jadi kamu harus mengerti dia." Ucap nenekku, seperti akulah yang membuat kakak semakin menderita. "kamu mah enak! kamu pintar dan punya orangtua kaya!! Ga ada yang kurang dari hidupmu." Ucap salah satu teman perempuanku dengan nada iri, tanpa tahu betapa sepinya hidupku. "kamu beda banget sama kakakmu ya. Kakak mu cantik banget, tapi kamu? Jelek parah." Ucap salah satu teman laki-lakiku sambil tertawa, seolah aku hanyalah lelucon menyedihkan di matanya. "Terima kasih... Kamu selalu menjadi pendengar yang baik." Ucap sahabatku dengan nada lembut, tapi entah kenapa kata-katanya terasa seperti pengingat bahwa aku hanya ada untuk mendengar, bukan untuk didengar. Lalu, kakek menatapku. Matanya teduh, penuh kasih, berbeda dari yang lain. "Apa kamu benar-benar baik-baik saja, cucuku?" Ucap kakekku, satu-satunya suara yang terdengar tulus di antara semua itu. Aku ingin menangis. Aku ingin berteriak bahwa aku tidak baik-baik saja. Aku ingin mengatakan bahwa aku lelah, bahwa aku tak tahu harus bagaimana lagi. Tapi aku tersenyum lebar pada kakekku. Aku menahan air mataku agar tak jatuh, karena aku tahu... air mata tidak akan mengubah apa pun. "Aku baik-baik saja." Ucapku dengan nada ceria yang ku paksakan, seperti biasa. • Hasil karya sendiri • bahasa baku dan non baku • maaf kalau ada kesamaan tempat, nama, dsb dalam cerita *** Happy_Reading ***
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 9
Paradise cover
Sejenak Luka cover
RAPUH cover
Aku dan Luka [Sudah Terbit]  cover
ARKALYA (END)  cover
Breathe cover
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat cover
LUKA cover
Diary Depresiku cover

Paradise

52 parte Kumpleto

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.