Buku Dongeng

Buku Dongeng

  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 7, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
"Enggak, gua ga percaya sama makhluk halus. Kebanyakan nonton tipi sih lo." kilah Matson. "Bukan kaya yang di tipi-tipi, anjir. Maksud gua tuh makhluk lain, selain manusia, yang goda iman manusia, bikin manusia bertindak buruk terus ngerugiin manusia lain, setan gitu?" Terang Safreen susah payah. "Lah, kalo manusia tergoda ngelakuin hal buruk mah die nya aja yang sinting. Bukan salah setan, hantu, apalagi alien." Debat Matson lagi. Kedua temanku terus-menerus saling berargumen, hingga tak sadar bahwa sedari tadi seseorang mendengar pertikaian yang sangat tidak penting ini. Barulah kami bertiga menyadarinya ketika orang tersebut mendekat dan berdiri di samping Matson. Ia menjawab dengan kalimat sederhana yang membuat kedua temanku berhenti berdebat. "Yang kalian maksud itu adalah roh dosa." Kami bertiga bertatapan, mengangkat alis, menyimak. "Dan, roh dosa itu ada. Mereka hidup di dalam hati para manusia." . Setidaknya, hanya itu petunjuk yang kami punya untuk menjelaskan keanehan yang terjadi di hari-hari selanjutnya. Apalagi tentang dugaan bahwa dongeng yang kubaca, sebenarnya memang nyata.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALSTARAN [END]
  • Wet Love : Dive And Drunk
  • AL: Stand Alone [END]
  • JUST ADMIRER
  • Abstrak
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • LOVE STORY QIANARRA

"Pergi aja bangs*t!!!" "Gak." ------- "Janji sama gue Star, setelah ini lo harus jadi pengganti gue. Alagars butuh ketua." ------- "Gue cuma gak nyangka aja, ini cepet banget Bri." ------- "Papah dengar kabar kalau Devon meninggal, ini semua pasti karena mu." "Iya gue yang bunuh kenapa? Mau masukin gue ke penjara? Silahkan!" ------- "Lo tahan ya Le. Bentar lagi. Please gue mohon tahan sebentar lagi, ambulan bakal dateng Le." ------- "GAK! INI ITU SALAH DIA! SALAH ANAK SIALAN ITU! DASAR KAMU ANAK PEMBAWA MASALAH!" ------- "Lo tau? Lo udah buat gue khawatir." ------- "Cepet sembuh, biar cepet sekolah. Soalnya PR banyak." ------- "Lo mau jadi cewe gue?" ------- "Kalau mau bunuh gue, jangan setengah-setengah Pah, sakit." "Setelah lo sakitin badan gue, lo pergi. Cuma Bi Inah yang gak pernah bosen buat ngobatin luka-luka di tubuh gue. Setiap malam gue gak bisa tidur nyenyak karena badan gue yang sakit akibat pukulan lo. Dan pipi gue yang selalu terasa nyeri akibat Tamparan lo." ------- "gue hamil." ------- "Aku mau tidur dulu, siapa tau pas bangun rasa sakitnya hilang." ------- "Selamat malam tuan Octanius." -ALSTARAN- [Follow sebelum baca!!!] [Dan tinggalkan jejak vote dan comment setelah membaca!!!] Maaf kalau penulisannya masih berantakan, Author males revisi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines