The Shadow Of Devil

The Shadow Of Devil

  • WpView
    Reads 217
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 15, 2019
"Bagaimana hidupmu? Pasti menyenangkan ya menjadi dirimu, seekor burung yang bisa bebas terbang kemanapun kau mau, tanpa ada yang mengatur atau memperbudak dirimu." Ucapnya dengan sedikit senyum terpaksa. "Kau tau, jika di izinkan aku ingin menjadi seperti dirimu" lanjut nya lagi dengan air mata yang mulai menetes. "aku punya sayap yang membebaskanku, tak perlu berpikir, tak perlu bersedih dan berduka, tak harus menerima semua perlakuan kejam mereka, aku ingin pergi sejauh mungkin menggunakan sayapku. Dan Jika aku menjadi binatang mungkin aku tak akan terlahir buta." Akhirnya air mata nya tak bisa terbendung lagi dan tumpah begitu saja hingga isakan tangisnya pun terdengar cukup keras, beruntung ia berada di tengah hutan yang sunyi. Gagak itu dengan setia mendengar semua ceritanya dari awal sampai akhir, dan ia senantiasa menemani gadis itu dalam kesedihannya, gadis itu bernama Aleysha. Ia tidak memiki nama belakang karena ia hanya sebatang kara yang tak tau siapa orangtuanya, dan ia adalah seorang budak yang bekerja di rumah seseorang yang tidak kaya, namun sangat kejam terhadapnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Meraih Cinta Suamiku
  • Pangeran Kegelapan
  • ALLAND
  • SEIMAN SEPELAMINAN
  • Bahagia Ada Bersamanya (END)
  • TAKDIR ALYA(Slow Up)
  • Buku Resep Cinta (Completed)
  • Dear My Kapten (2025)

Menikah karena dijodohkan dengan seorang yang dari segala sisi sempurna Arina mengira jika dirinya akan bahagia bersama dengan pilihan orangtuanya, tapi rupanya hidup tidak berjalan seperti yang Arina inginkan. Sadewa Natareja, pria yang masuk ke dalam jajaran anggota dewan rakyat paling muda ini nyatanya tidak bisa menjadikan Arina sebagai seorang istri yang seutuhnya. Pengorbanan Arina menerimanya yang berstatus duda dan merawat anaknya yang berusia kurang dari satu tahun nyatanya tidak bisa membuat Dewa mencintai Arina seperti dirinya mencintai istri pertamanya, Husna. Dimata Dewa, Arina tidak lebih dari seorang wanita yang dipilihkan ibunya untuk menjadi teman dibawah atap yang sama dan sosok yang menjadi ibu untuk putra kesayangannya sebaik apapun Arina berusaha menjadi istri yang baik untuknya. Semua hal yang dilakukan Arina serasa tidak berarti sama sekali sampai akhirnya Arina lelah sendiri, meraih cinta suaminya nyatanya hal yang mustahil bagi Arina. Perlahan, Arina menjauh membangun benteng tinggi yang membuat Dewa tersadar betapa seharusnya dia bersyukur memiliki Arina dalam hidupnya. Sayangnya, semuanya sudah terlambat. "Mas Dewa, aku capek."

More details
WpActionLinkContent Guidelines