Kak Bagas (WenGa Lokal)

Kak Bagas (WenGa Lokal)

  • WpView
    Reads 4,859
  • WpVote
    Votes 786
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 26, 2019
Dari dulu, aku sudah tahu kalau cinta pertama itu memang benar-benar ada dan semua itu berawal dari kakak kelas SD ku yang datang dan menemuiku didepan kelas sembari membawa sebatang coklat yang kutahu pastinya adalah hasil mengumpulkan uang dari orang tuanya. Lucunya lagi kuterima tawarannya sebagai pacar walau aku saja masih bingung untuk menjalankan sebuah hubungan. Cukup beberapa hari mungkin 3 hari singkatnya, kami mulai memisahkan jarak tanpa sebuah kesepakatan bersama di awal. Yah bisa dibilang gantung. Namanya juga anak-anak. Namun, umur semakin bertambah begitu pula jenjang pendidikanku. Terlahir sebagai mahasiswa jurusan Sistem Informasi membuat takdir pun ikut menuntunku untuk bertemu dengan kakak kelas yang sempat kupikirkan dulunya betapa memalukannya masa SD ku ini. --------------------Kak Bagas----------------------- Ini kisah sih Alam dalam menaklukkan jagatnya yaitu Raya~ -Kak Bagas-
All Rights Reserved
#66
minsuga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • 🌸 Just Don't Stop (✔) [TERBIT]
  • TIKUNGAN BAGUS
  • ARSYA: My Naughty Boyfriend (END)
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Adek Kelas ✔ [COMPLETED]
  • Scout in Love
  • East sky first love
  • Sweet Taste [Jeon Wonwoo]

[BELUM DI REVISI] So, typo masih berserakan~ About, dua pilihan yang sulit ditentukan. --------------------------------------------------- "Gue nggak mau basa basi" Rehan memalingkan wajahnya. "Gini aja.. Gue kasih pilihan buat lo. Gue atau Rendy?" "Emangnya salah gue apa sih sampe lo kayak gini?" Fix, gue nangis sekarang. Gue tau apa salah gue. Tapi sampe melampaui batas apakah kesalahan gue sampai sampai Rehan kayak gini ke gue? "Lo tanya salah lo apa, apa nggak bisa intropeksi diri yah?!" Mendengar kalimat itu keluar dari bibir Rehan, semua badan gue gemeteran. Entah karena nada suaranya yang meninggi ataupun auranya yang seolah ingin menerkam gue sebagai mangsanya. Gue mencoba menetralkan semua badan gue yang gemeteran dan menyeka air mata yang udah nggak kehitung lagi jumlahnya. Diam sejenak. "Kalo lo mau jawaban dari gue, gue nggak bisa jawab. DAN GUE NGGAK BISA MILIH" Ucap gue dengan penuh penekanan. ®2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines