My Turn to Cry

My Turn to Cry

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 11, 2018
[UPDATE TIAP RABU DAN SABTU] Ini bukan kisah mengenai gadis yang populer, cantik, berbakat, dan punya segalanya. Ini juga bukan kisah mengenai lelaki yang jago basket, ketua OSIS, the most wanted boy atau apapun itu. Sebaliknya, ini tentang gadis biasa yang merantau ke luar kota, lalu jatuh cinta pada seorang lelaki yang dekat dengannya semenjak ia mengambil kelas musik di sekolah. Elisa Revanda, siswi kelas X MIPA 3 itu tak pernah menyangka hatinya akan jatuh pada anak kelas sebelah bernama Davin Tristan Wijaya. Dari hari ke hari, Elisa dan Davin kian dekat. Davin orang yang sangat perhatian, bahkan ia kerap mengobrol dengan Elisa via telepon hanya untuk meminta gadis itu menemaninya mengerjakan tugas sampai Elisa tertidur. Hanya saja, Elisa tidak tahu seperti apa posisi dirinya di hati Davin. Entah hanya sebatas pengisi waktu luang kala ia bosan, atau lelaki itu benar-benar mencintai Elisa. Di saat yang sama, seseorang juga menyukai Davin dan kerap mengancam Elisa agar menjauhinya. Dan Atan, mantan pacar Elisa, tiba-tiba saja datang dan membuat situasi lebih runyam lagi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm Fine
  • Kapten is Mine
  • OSIS OR OH SHIT?!
  • VATRIA UNEDA SCHOOL [✓]
  • AKU, KAMU, & ORGANISASI
  • FATAMORGANA [COMPLETED]
  • PROMISE �✔
  • the hope
  • Davidson || END
I'm Fine

Restu, seorang berandal dan biang onar sekolah, berani-beraninya memacari Nessa, sang Ketua OSIS. Tiada hari Restu tanpa kena omel Nessa. Restu yang selalu melanggar peraturan, dan Nessa yang selalu berusaha menertibkannya. Semua orang bilang, mereka nggak cocok satu sama lain. Teman-teman bilang Restu hanya akan memberi pengaruh buruk untuk Nessa. Toxic! Meski bagai kutub utara dan selatan, Restu benar-benar sayang Nessa. Sedangkan Nessa? Entah apa yang membuat cewek nyaris sempurna itu menerima Restu, karena sebagai pacar sikap Nessa terlalu cuek. Mau nggak mau, Restu jadi berpikir. Benarkah kata orang-orang selama ini? Nggak pantaskah Restu bersanding dengan Nessa? Benarkah rasa sayang aja nggak cukup agar mereka terus berlanjut?

More details
WpActionLinkContent Guidelines