We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Hutan Petaka

Hutan Petaka

  • WpView
    Reads 4,079
  • WpVote
    Votes 305
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 29, 2019
WpInfo
Fiction
Horror
Awalnya kami hanya sekedar menjelajahi sebuah hutan di salah satu daerah pegunungan tetapi kami terpisah dari rombongan. Sebenarnya apa yang terjadi? Hutan itu menyesatkan kami yang memasukinya. Yang berawal dari rencana camping yang berakhir penuh misteri. ©nurul_muthia29 (2018) 🚫Dilarang mengcopy cerita🛇 #25 in setan [130119] #19 in mistis [130119] #35 in tragedi [130119] #87 in hantu [130119] #74 in indigo [130119] #178 in petualangan [130119] #777 in persahabatan [130119] #407 in fiction [130119] #202 in horor [130119]
All Rights Reserved
#5
indonesiahoror
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dedarah 「END」
  • Indigo Bobrok [SUDAH TERBIT]
  • TRAPPED : "The Runic Forest" (2013)
  • Tengah Malam
  • SEMALAM DI LAWANG KRAJAN [complete]
  • AURA [COMPLETE]
  • Cursed Place [END]✔️
  • BUDAK NAFSU SETAN
  • Terjebak 2 Alam [S1 dan S2]
  • BINTARI [TAMAT]

[15+] Aku dikutuk. Aku hanyalah seorang gadis penderita asma yang ingin menjalani hari-hari dengan tenang bersama ibu dan adik laki-lakiku. Aku tidak mau punya masalah dengan orang lain, aku cenderung menghindari mereka. Namun, saat aku bangun pagi itu. Semuanya berubah. Seseorang sudah mencari gara-gara padaku. Siapa orang yang sudah memberikan kutukan ini? Bagaimana bisa aku harus berurusan dengan makhluk mengerikan yang bisa mencekikku dengan rambut panjang tak terukur dan bisa mencabik-cabikku dengan kuku-kuku setajam gunting itu? Siapa pun dia, aku tidak akan memaafkannya. Dibantu Darma, pemuda bodoh si maniak kasus-kasus misterius, aku menyusuri bagaimana kutukan ini bisa sampai kepadaku. Aku dibuat tak percaya. Aku harus memindahkan kutukan ini pada orang lain dengan ritual yang aku sendiri tidak tahu bagaimana caranya. Kutukan ini membuatku kehilangan hal paling berharga dalam hidupku. Aku frustrasi, aku ingin mati saja. Di titik terendah dalam hidupku, aku menemukan cara lain. Sayangnya, aku harus siap berkorban nyawa. Itu jauh lebih baik daripada hidup berlumuran darah sembari menunggu ajal tiba.

More details
WpActionLinkContent Guidelines