We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kabut-kabut Asmara

Kabut-kabut Asmara

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 10, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Terkadang perjalanan hidup,tak semulus yang di harapkan,ada kalanya terjegal sesuai yang mampu membuat terpuruk jatuh,bahkan terjungkal, ter perosok, dalam nganganya jurang² penyesalan jurang kenista'an,keputus asaan,bahkan lebih tragis lagi dia harus berakhir dari kehidupan. walau sesungguhnya kita tlah berhati² untuk melangkah,supaya selalu ada di jalan yg di cita-citakan, Ibarat sebuah sampan,kita dengan yakin pasti,tengah menuju ke pantai, bahagia'' di tengah lautan,badai datang. melanda memporak-porandakan sampan lalu menenggelamkan di dasar lautan paling dalam, '' Hal nya keluarga anton wijaya -patimah, harus menelan pil pahit getirnya kehidupan, permasalahan yang tak kunjung terpecahkan, sa'at keduanya bersikukuh dengan egonya masing², dan ahirnya bahtera rumah tangga nya, kandas di tengah jalan , namun secara baik² dia sepakat bercerai, mencari jalan sendiri²,dan sepakat pula untuk tidak menikah lagi, perkawinannya baru menginjak di usia 6tahun komplik rumah tangga nya terjadi,keluarga anton menuntut untuk tinggal di belitar, dengan alasan ibu nya yg sering sakit2an, anton adalah anak tunggal handoyo,idup dari keluarga sederhana dan anton lah yg harus menanggung,hidup di saat mereka tengah membutuhkan,sementara patimah yang sudah asik di arena bisnisnya,tidak mau menyia²kan kesempatan yg tengah di raih nya,menurut nya itu anugerah.
All Rights Reserved
#676
penghianat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Symbiotic
  • RiSandi
  • Mahardika Raja {On Going}
  • LANGIT TERAKHIR UNTUK PELANGI
  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~
  • My Flat Husband
  • Embun Pagi
  • Penghianatan Berbuah Kebahagiaan
  • Surat tak berbalas

Apapun yang terjadi, waktu terus berjalan dan tidak berhenti meskipun Aya ingin bernapas tanpa beban sehari saja. Seumur hidup Aya selalu meyakini bahwa cobaan yang ia dapatkan pasti sesuai dengan kapasitasnya sebagai seorang manusia. Namun keyakinan itu menguap karena kenyataan menghabisi semangat hidupnya, Aya yang berusaha hidup dengan baik berdampingan dengan masalahnya mencapai titik lelah dan ingin mati. Semua usahanya dirasa sia-sia. Dirinya benar-benar tidak menyangka bahwa kini ia sampai pada titik kehabisan solusi atas semua yang ia hadapi. Sampai-sampai ketidaksanggupannya untuk terus hidup dalam ketidakberdayaan menuntutnya untuk bunuh diri. Di sisi hidup yang lain, Ryu hidup tenang meskipun kosong, masalah sehari-hari yang ia hadapi hanyalah persoalan perusahaannya. Namun tentu saja, ada harga yang dibayar untuk segala hal yang ia miliki. Seperti dikutuk untuk selalu menjadi kesepian, hidup menempatkan Ryu untuk merasa kehilangan berkali-kali. Namun, berapa kalipun kehilangan, Ryu tidak pernah terbiasa sama sekali. Tapi hidup harus tetap berlanjut tanpa orang yang Ryu sayang. Ryu harus tetap bertahan hidup untuk mengemban amanah menjaga bayi 2 tahun 6 bulan yang ditinggal meninggal kedua orangtuanya yaitu kakak laki-laki Ryu. Sebab Ryu adalah satu-satunya orang yang bayi itu miliki. [cover: pinterest]

More details
WpActionLinkContent Guidelines