SHELA
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 9, 2018
WpInfo
Fanfic
Indahnya punya keluarga yang lengkap. Ada ayah, mamah, kakak, dan adik. Keluarga yang sangat pas dan sangat harmonis bukan? Tapi semua itu hanya lah kenanga di masa lalu, sebelum kejadian itu terjadi. "Shela" Hal yang ga pernah terlintas di benak ku. Kejadian yang membuat keluarga bahagiaku menjadi berantakan. Sangat berantakan. Apakah semuanya akan berakhir? Apakah kebahagian yang dulu keluarga ku miliki akan kembali? Entah lah semoga saja. Jadi bagaimanakah sebenarnya kisah dari seorang gadis yang bernama Shela tersebut?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Magnificent Journey [COMPLETED]
  • Your Presence_END
  • Tetangga Bangun Cinta
  • Bahagia & Luka (END)
  • 'KITA'
  • GRIZLEN {On Going}
  • Waktu?
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Happy Is Bulshit
  •  ANATHA

Broken home? Sudah menjadi hal yang tidak asing lagi. Tentu hati seorang anak mana yang tidak hancur saat harus menerima kenyataan pahit semacam itu. Bahkan dirinya mengalami itu saat masih kecil. Waktu dia baru menginjak 8 tahun, masih membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari kedua orang tuanya. Tapi apalah daya. Takdir tidak bisa diubah. Dia hanya bisa pasrah. Dia bertekad akan membuktikan pada semua. Terutama kedua orangtuanya yang sudah berpisah lama. Dirinya memutuskan untuk berubah. Merubah semuanya. Dari mulai pandangan, berfikir, dan satu lagi jangan mengeluh dengan keadaannya yang sekarang sudah menjadi anak broken home. Perjalanan dari perubahannya ini penuh dengan rintangan. Karena memang semua manusia pasti tak akan terlepas dari itu. Hanya saja bagaimana caranya agar bisa dengan sabar dan tabah menghadapinya. Dia seperti itu karena sadar, bahwa broken home bukan suatu masalah yang besar. Juga bukan sebuah penghalang untuk terus menjalani hidup. Bukan pula ajang untuk jadi terjerumus pada pergaulan bebas. Sebab dirinya tahu betul, lebih menyakitkan nasib anak-anak yatim dan piatu. Mereka bahkan tidak bisa lagi berjumpa dengan orangtuanya. Mau tau kelanjutan dari kisahnya? Bagaimana perjalanannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines