Rivaldo, miliku?

Rivaldo, miliku?

  • WpView
    LECTURES 571
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., avr. 24, 2018
#434-truestory (13Mei18) Suatu saat kamu akan paham, bagaimana rasanya mencintai begitu dalam namun tetap di abaikan. -Aruna Aku tidak tahu bagaimana caranya mencintai dengan sungguh, yang aku tahu ketika kamu mencintai maka kamu akan patah. Untuk itu aku tidak ingin mencintai cukup saja aku dicintai tanpa perlu mencintai. -Rivaldo
Tous Droits Réservés
#59
farmasi
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • ZAYNTASYA
  • Waiting To Be Ended
  • My boy Is Cold Prince [SUDAH  TERBIT]
  • ALNAYA [COMPLETED]
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • My Crush [ END ]
  • AFTER MARRIED || (T A M A T)
  • Aspettare

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu