Tempurung di Tengah Kota

Tempurung di Tengah Kota

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 6, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Sebuah kumpulan cerpen lamaku yang terbit pada tahun 2014. Selamat membaca :) "Apalah arti seekor burung yang tidak mungkin mempunyai harta dan nyali untuk menyogok majikannya agar dapat dibebaskan dari kurungan. Seekor burung seperti menerima nasib dan takdirnya di dalam kurungan meskipun merasa tidak bersalah. Namun apa yang terjadi pada manusia? Dengan harta dan nyali, 'majikan' pun akan bertekuk lutut. Bahkan untuk seseorang yang memiliki harta yang paling tinggi, penjara pun dibuat menjadi istana. Sepertinya mereka dapat bebas kapan saja sesuai dengan kemauannya. Lantas, siapa yang sebenarnya lebih mulia?" "Aku tak bisa menuduh apapun. Akupun seorang manusia yang masih sering protes terhadap pemerintah. Sedangkan hidupku sendiri? Hanya menganalisis matahari dibalik gedung. Tak ada yang tahu apakah suatu saat nanti kita benar-benar menjadi manusia yang baik. Mungkin saja jika aku di posisi mereka, aku pun akan bertindak seperti itu."
All Rights Reserved
#125
keresahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SENJA UNTUK ALESHA
  • Cinta Tapi Cinta?
  • Three Targeted Girls!!
  • Bagian Kosong [COMPLETED]
  • BALADA KEHIDUPAN
  • LIGHT
  • Alara's Brothers (Telah Terbit)
  • Kembar Berbeda [TERBIT]
  • PAPERFLAKES

Hai, namaku Alesha Zahrasyla. Sengaja ku tulis cerita ini untuk mengenang orang-orang berharga yang pernah ada di beberapa episode hidupku. Di episode pertama, kalian akan menemukan Jihan. Dia sahabatku. Dia humoris, humble, tapi terkadang karakternya tercipta dengan sedikit berlebihan. Di episode kedua, kalian akan menemukan seseorang yang sebenernya aku sangat menyayanginya, tetapi aku sangat bertolak belakang saat dia kembali lagi bersamaku, aku sangat kecewa kepadanya. Di episode ketiga, kalian akan menemukan sosok yang sangat aku cintai dan aku berharap bahwa dia dan aku akan saling mencintai lebih lama. Di episode terakhir, kalian akan menemukan sosok Alesha yang begitu kacau dan tak tau arah. Dan di situlah bagian dari cintanya muncul, meyakinkan bahwa dirinya harus tetap hidup dan tumbuh sebagai ungkapan syukur dari beberapa episode yang sempat ia kufuri kenikmatannya dari sang Pencipta. "Cinta itu tulus, tidak mengharap imbalan, juga tidak diperhitungkan."

More details
WpActionLinkContent Guidelines