N E T R A L
  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 24, 2018
Tersenyum. Hanya itulah yang bisa Ana ungkapkan. Ditakdirkan menjadi bayangan bukanlah masalah yang besar baginya. Takdir memilih orang yang tepat. Ana-lah kunci dari setiap rahasi semua orang disekelilingnya. Tapi jangan harap bisa mengetahui apapun darinya. Bahkan bisa jadi apa yang diketahuinya adalah solusi. Kau tau... kadang menjadi yang lebih tau bukanlah hal yang cukup menyenangkan. Bisa jadi Ana muak dengan takdirnya. Takdir tak sekejam iu, akan ada saatnya takdir menuntut pilihannya. Ingin tetap seperti itu atau... masuk dalam drama kehidupan ini. Meski ini sulit, Ana masih berharap semuanya akan baik baik saja. Setelah seseorang datang menggoyangkan kepercayaannya. Penasaran nggak nih?siapa sih yang buat Ana bimbang? Yuk capcus ikutin keseruannya... HAPPY READING!!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rahasia Boboiboy Gempa
  • ECHOES FROM THE FORGOTTEN || BL HALITAU FANTASY AU-Boboiboy Elemental Ship
  • Whisper Of Destiny
  • Jika Takdir Telah Ditentukan
  • Harapan Dandelion yang Rapuh
  • Dua Jejak (novel teaser)
  • BETWEEN LOVE AND DESTINY
  • DIOFANO
  • 𝐃𝐀𝐃𝐃𝐘 [𝐇𝐄𝐄𝐇𝐎𝐎𝐍 𝐀𝐑𝐄𝐀]
  • 💞Takdir Cinta💞

sejak peristiwa itu terjadi semuanya tak sama semua hanya kenyataan pahit. hitam putih tak ada arti kekosongan ini semakin besar. dibenci adalah gambaran yang tersirat dari wajah mereka tetapi darah lebih kental dari pada air kan tetap tetap saja itu hanya sebuah pepatah yang sering didengar apakah itu benar atau tidak ada yang mengetahui nya. andai waktu dapat di putar kembali ku berharap aku saja yang mati. mungkin ini takdir yang harus ku rasakan dibenci oleh saudara sendiri ternyata menyakitkan. huuu jadi apa yang harus ku lakukan aku sendiri membenci diriku sendiri hahahaha sungguh ironis. andai kematian ku bisa menggantikan kematiannya aku rela menukarkan nyawa tak berguna ini. ternyata berbicara sendiri itu lebih menyenangkan dari pada berbicara dengan orang lain yang hanya menyalahkan diri kita. kehidupan dan kematian kata yang sangat misterius karena tidak semua kematian adalah duka dan tidak semua kehidupan itu kebahagiaan. hahahaha saya kaya orang gila berbicara sendiri huuuu tapi mana ada seseorang yang mau berbicara dengan seorang pembunuh seperti hahahaha dunia ini sungguh jenaka hahahah

More details
WpActionLinkContent Guidelines