Blood Of Fox

Blood Of Fox

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 10, 2019
WpInfo
Fiction
Fantasy
Kebingungan melanda Zoelva saat mengetahui bahwa adik dan kakak nya yang merupakan satu-satunya keluarga yang ia punya, harus mengalami sakit yang cukup parah, tapi bukan hanya saudara nya saja yang terkena wabah penyakit ini, hampir setengah dari penduduk desanya mengalami hal yang sama. Tak ada obat yang dapat menyembuhkan mereka hingga sebuah buku yang ia temukan di gudang tua rumah mereka membuat nya membulatkan tekad. Jalan satu-satunya untuk menyembuhkan kedua saudara dan yang lainnya hanyalah darah siluman rubah. "Aku akan melakukan apapun untuk kesembuhan mereka meski nyawa ku taruhannya." -Zoelva Westwood
All Rights Reserved
#62
roh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Archetypal [Terbit]
  • The Princess of Perseus
  • Before 180 Days ✓
  • Permaisuri Kerajaan Ular
  • The Wounds I Hide
  • Yes, That's Love
  • LAVANYA
  • Perang Itu Taruhannya Nyawa -Alinna Lucy Deandra ( Slow up )

[WARNING! 18+] [DISTURBING, VIOLENCE, TRIGGER CONTENT!] * Apa yang istimewa dari hidup? Jika pertanyaan itu diberikan pada Ruby, maka jawabannya tidak ada. Memang tidak ada yang istimewa. Berkabut kelabu semua. Rumah, tempat yang seharusnya jadi sahabatnya untuk terus hidup itu sudah lama rusak. Keluarga, yang seharusnya jadi lentera juga sudah lama padam, yang tersisa hanya dingin, beku, dan sesak. Jadi, semua hal di dunia ini bagi Ruby hanya susunan konstelasi kosong yang sudah lama mati dan gelap gulita. Hingga siang itu, di bawah pohon rambutan tua itu, seorang anak laki-laki seusianya datang menyerobot duduk di samping Ruby seperti orang gila---atau mungkin memang demikian karena ini rumah sakit jiwa. Dia mengulurkan tangan dan berkata, "Aku Navi Renggana. Kenapa wajahmu ditekuk terus? Mau bercerita? Tenang saja, aku ini orang gila." ©️Mayaothra 240721

More details
WpActionLinkContent Guidelines