THE BUNKER

THE BUNKER

  • WpView
    Reads 103
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing52m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 24, 2018
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Genemi, anak miskin yang bekerja sebagai pencuri. Nirvana, seorang albino yang sangat membenci matahari. Meski berbeda dalam banyak hal, mereka berdua terlahir kembar. Bungsu dari empat bersudara, dibesarkan tanpa ayah dan tumbuh di keras dan tandusnya kehidupan Tapalgantar. Perekonomian kota itu digerakkan oleh pertambangan raksasa: Bunker, yang menembus jauh hingga ke kedalaman bumi bagai pasak raksasa. Terdiri dari 4 lapisan dengan bahan tambang yang berbeda serta bahaya yang mengancam di setiap lapisannya. Tiap tahun, anak laki-laki yang telah mencapai umur 18 tahun akan direkrut untuk menjadi pekerjanya. Bukan rahasia umum lagi, bahwa Bunker adalah neraka dunia yang sesungguhnya. Tidak ada pekerja yang berhasil keluar hidup-hidup dari sana. Dan kalaupun ada, organ tubuh mereka tidak pernah lengkap--direnggut oleh kadar tinggi sulfur, atau hancur tertimpa batuan vulkanik. Pemerintah tak lebih hanya menutup mata. Suatu ketika, sistem perekrutan pekerja Bunker tiba-tiba berubah. Menjerat Genemi dan Nirvana yang baru berusia 15 tahun sebagai pekerja abadi di dalam mesin tersebut. Mengungkap teror, dan kelamnya rahasia pertambangan terbesar di muka bumi.
All Rights Reserved
#56
miner
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'II Smile Even it is Hurts
  • Untuk Anggun, Dari Aisy
  • Tania
  • the two world
  • Space Hunter: Becoming the Master of Great Figures
  • DUNIA EKSPERIMEN
  • Shanarqie

Aku berkata pada diriku sendiri bahwa aku sudah melupakanmu, bahwa aku baik baik saja sekarang tanpa mu. Tapi tidak perduli berapa kali aku harus berpura pura nyatanya aku terus memikirkan mu dan air mata ini pun terus mengalir. Tapi aku berjanji tak akan menangis lagi jadi kau tak perlu merasa bersalah karena aku akan mencoba hidup tanpa mu. Tidak perduli seberapa sakitnya, bahkan jika air mata terus datang aku ingin tersenyum, aku ingin memikirkan mu dan tersenyum. Tapi aku masih tidak bisa percaya, rasanya seperti aku bisa melihatmu. Kenyataan yang mengatakan kau tidak lagi di sisiku, aku mencoba menyakinkan diriku sendiri bahwa itu bohong. Tapi nyatanya kau memang tidak lagi di sisi ku, hanya gambar yang ku miliki. Aku hanya bisa melihat senyuman kotak mu pada foto yang kau tinggalkan untukku. PLEASE UNTUK KALIAN SEMUA INI HASIL KARYA DAN IDE SAYA SENDIRI, BAGI KALIAN YANG MENEMUKAN KEMIRIPAN DENGAN CERITA INI BISA LANGSUNG HUBUNGI SAYA DEMI KENYAMANAN BERSAMA. CERITA INI SUDAH DILINDUNGI DENGAN HAK CIPTA. TERIMAKASIH DAN SELAMAT MENIKMATI 😊💜🙏

More details
WpActionLinkContent Guidelines