Quotes Dwitasari

Quotes Dwitasari

  • WpView
    Reads 34,609
  • WpVote
    Votes 1,159
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 4, 2019
Rasa lelahku saja berangsur sembuh ketika kutatap matanya yang bening. Namun, tajamnya tatapan itu juga selalu membuat jantungku tertusuk dengan amarah yang sebenarnya tak kupahami -Dwitasari
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dalam Diamku Mengikhlaskanmu [ Sudah Terbit ]
  • ngger adalah vandyku
  • Pilihan Hati (END)
  • TAK BERSAMBUT
  • Oktober kelabu
  • Time Release
  • Again?
  • Choi Beomgyu | 20 cm : Twenty Centimeter

Bisakah kau bayangkan daun yang layu bertahan pada ranting yang lemah dan disapa cuaca tak ramah? Aku wanita penuh dengan luka. Sudah berapa kali aku bilang, jangan singgah jika hanya untuk bermain-main. Aku sudah tau rasanya kehilangan. Jadi tak perlu kamu ajarkan lagi. Kehilangan, ditinggalkan, bahkan meninggalkan sudah aku lalui. -Fatimah Azkandriya Milaikha- Maafkan aku yang telah datang lalu pergi. Maafkan aku yang telah berjanji walau akhirnya mengingkari. Perihal aku datang lalu mengetuk dan pergi tanpa pamit bagian dari rasa yang tak bisa kuceritakan padamu. -Mohammad Ali Al-Habib- Banyak orang yang menangisi masa lalunya, namun aku tak mempersalahkan itu. Bagiku kamu masa depanku. Mari kita perbaiki hari ini sebelum ia menjadi masa lalu. Hijrah bersamamu menuju surga-Nya. -Ghalli Abdullah Rasyid-

More details
WpActionLinkContent Guidelines