Kota Tiada

Kota Tiada

  • WpView
    Reads 217
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing11m
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 16, 2018
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Saat itu aku sepuluh tahun lebih muda dari sekarang. Tidak ada yang kutahu di luar menyetor hafalan baru, mengulang hafalan lama, dan masuk masjid sepuluh menit sebelum adzan, selain melakukan apa saja untuk teman-temanku. Termasuk berkelahi dengan geng lain, kabur dari asrama dan main playstation, mendengar Sheila on 7 dan saluran radio misteri, menonton film-film Van Damne dan Jackie Chan, dan membaca komik-komik detektif dan kungfu sewaan. Usiaku 18 tahun, dan hanya itu yang kutahu sampai seseorang memberiku tujuan yang lebih jelas daripada menjadi hafiz 30 juz, atau berkelahi dengan siapapun yang berani mengolok-olok kami: geng Mujaffaf Utara, dari Zawiyah Mim. Aku menghormati orang itu. Seperti setiap laki-laki menghormati ikatan pertemanannya. Tidak peduli apakah di antara teman-teman itu mempunyai masa lalu seperti tempat sampah dapur, atau tempat penampungan tahi sekalipun. Inilah cara yang tersisa dan terakhirku untuk menghormati semua yang kami miliki. Menuliskan kenangan-kenangan untuk menjahit kembali sepasang luka panjang di sekujur lengannya. Di sekujur persahabatan kami. Di dalam dadaku sendiri. "Jika kau tidak suka ceritaku," seperti orang itu tulis di balik sampul buku catatannya. "Akan kukatakan padamu satu hal: pergi dan makanlah kotoranmu sendiri!"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dil Se Rooh Tak
  • The Unspoken Bond
  • Offbrand Anime Story: NTR Justice
  • Synthesis of Scattered Pieces ✔️
  • Tu woh chaand
  • "Passion's Romance Love"
  • Chupi Mohabbat (ON HOLD)
  • LET ME HATE YOU
  • Luminaria

Arrey suno, suno! Let me introduce myself properly-naam hai Rooh Manra. Free-spirited artist by profession, total nautanki by nature, and a dancer at heart. I live in the heart of London with my maha strict but secretly softie older brother, Dil Manra. Life's been good, masti and all, except for one chhoti si dikkat-six years ago, I lost my memories. Poof! Gone. Mera pura past, wiped out like a blackboard before a new lesson. Now, I should have been all dard bhari kahani about it, but life moves on, na? So, I made peace with it. Or so I thought. Because then, India happened. The minute I set foot here something ajeeb started happening. Places looked jaane pehchaane, strangers felt like long-lost rishtedaar, and I started getting woh filmy déjà vu waali feeling-like my past was hiding in plain sight, just waiting to say, "Surprise, Rooh!" I mean, imagine eating at a random street stall and suddenly feeling like you've been there before? Or looking at a complete ajnabi and feeling your heart say, "Arey, tu mujhe jaanta hai na?" Bas, aise hi chal raha hai mera scene. And as if that drama wasn't enough, my bhai jaan-aka Dil the CEO Manra-thinks main mast life enjoy kar rahi hoon in London, but the truth? Main ek secret mission pe hoon in India. And agar Dil ko pata chal gaya, toh bas, Ramayan Mahabharat dono ek saath shuru ho jayenge! But wait, Dil bhi ek bada raaz chhupa raha hai mujhse. Matlab, double suspense, double dhamaka! So, the million-dollar question is: Will I finally unlock the past that's been taunting me? Or will I get tangled in this web of lost memories and hidden secrets? And most importantly-when all this comes crashing down, will my bhai-behen ki jodi survive, or will our bond break forever? Bas, ab toh dhol baj chuka hai. Dekhna hai yeh kahani mujhe kahaan le jaati hai! Ready for the ride? Toh chalo, shuru karein!

More details
WpActionLinkContent Guidelines