MerelakanMu

MerelakanMu

  • WpView
    Reads 2,039
  • WpVote
    Votes 188
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 25, 2022
Sebuah rasa yang tumbuh di antara persahabatan mungkin dapat di artikan sebagai rasa sayang biasa namun bagaimana jika ternyata rasa yang tumbuh adalah rasa cinta bukan hanya rasa sayang biasa? Dan bagaimana jika rasa itu tumbuh kepada dua orang perempuan bersahabat yang sama-sama mencintai satu laki-laki yang merupakan sahabat keduanya juga? Mungkin salah satu jalan penengah adalah dengan Merelakan dan Bertahan Salah satu dari mereka harus Merelakan dan melupakan rasa cinta yang telah ia miliki Dan satu lagi yang harus Bertahan dengan rasa cinta yang telah ia miliki
All Rights Reserved
#53
aliandosyarief
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inginku Memilikimu
  • SCENARIO TUHAN
  • Mencintai Sahabat Dadakan Ku
  • Itu Aku Dulu
  • Hanya Padamu (Aliando Prilly Story) -END-
  • Half A Heart [lwt & hes]
  • Always Love You
  • Distance
  • Cerita Kita[ENDING]
  • HATE BE LOVE (END)

Walaupun aku tahu, aku sudah berkali-kali membuat kesal bahkan marah. Dan saat kamu kecewa denganku, aku datang dengan wajah tidak berdosa. Disaat aku sedih, kamu yang ada disampingku. Saat aku bahagia pun, kamu merasa bahagia walau aku tahu, tersirat ada rasa keKECEWAan. Namun demi membuatku tersenyum, kamu mengeluarkan beribu cara untuk menyembunyikan semua itu. Maafkan aku! Aku tidak tahu! Sumpah! Aku tidak mau salah memilih lagi! Aku tidak rela kamu bersama yang lain. Mungkin aku egois, karena hati. Hati aku yang selalu menuntunku untuk memilihmu. Prilly. Sungguh, aku sudah tak kuat menerima kenyataan ini. Dia sudah bahagia! Tapi aku tetap mengharapkannya! Kenapa Tuhan! Kenapa Engkau mengirim aku hanya untuk menjaganya, bukan memilikinya! Aku ingin menangis menyaksikan semua ini! Tapi aku tak mau terlihat lemah. Aku harus kuat. Tapi, saat dia menceritakan apa yang terjadi hari ini dengan senyum riangnya, ya? Aku senang. Apakah aku harus rela melepaskannya untuk orang lain yang disukainya?! Aku tak rela Tuhan! Aliando.

More details
WpActionLinkContent Guidelines