We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
RERE
  • WpView
    Reads 518
  • WpVote
    Votes 57
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadComplete Sun, Jul 22, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Rere- Revalina panjangnya- baru saja berulang tahun yang ke 30. Ia membeli kue ulang tahunnya sendiri, lantas bersiap untuk menaburkan harapan di atas lilin yang sedang menyala. Beberapa detik setelahnya, ia terburu buru untuk cepat meniup tiga lilin kecil di hadapannya alih alih membuat banyak harapan. Padahal, sebelumnya ia akan menyebutkan beberapa list yang beberapa hari lalu ia tempel di meja kerjanya. Sederhananya, Rere berkiblat pada serial TV luar negeri yang selalu mengindahkan orang orang usia 30. 30 tahun dan baru mencapai kesuksesan. 30 tahun dan akhirnya menikah. 30 tahun dan mulai membangun rumah untuk diisi oleh anak dan cucu. 30 tahun lainnya yang membahagiakan. Namun malam ini Rere hanya mengatakan, "I'm ready for the new decade of my life."[]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • TOUCHED (End)
  • TerraCotta (Completed)
  • Terlanjur Resepsi
  • I'M YOUR WIFE || JAEMIN × GISELLE || [END]
  • Repihan Rasa (Selesai)
  • INTERTWINED
  • Bad Romance (PUBLISH ULANG)
  • ☽ 𝐏𝐎𝐒𝐄𝐒𝐈𝐅 𝐇𝐔𝐒𝐁𝐀𝐍𝐃 {𝐁𝐚𝐧𝐠𝐢𝐧𝐡𝐨 𝟐𝟏+} ☾ -𝐄𝐍𝐃-✔

Alana Refasya adalah perempuan yang nyaris tak tersentuh, elegan, mandiri, dan dihormati di dunia mode. Di usia 32 tahun, namanya bukan sekadar label, melainkan simbol eksklusivitas yang bertengger di puncak industri. Setiap gaun rancangannya bukan hanya sekadar pakaian, melainkan seni yang membingkai keanggunan. Sosialita, selebritas, bahkan bangsawan berlomba mengenakan karyanya. Wajahnya menghiasi layar-layar raksasa di kota besar, terpampang dalam cahaya gemerlap yang menciptakan ilusi kesempurnaan. Namun, kesempurnaan adalah fatamorgana yang mudah runtuh saat berhadapan dengan kenyataan. Pernikahan dengan Erland Addison membawanya ke dunia yang tak pernah ia kenal sebelumnya, sebuah rumah yang megah, tetapi kehilangan makna sebagai tempat berpulang. Ada sesuatu yang salah di rumah ini. Mereka yang tinggal di dalamnya terlalu terbiasa untuk merasa tidak dicintai. Terlalu lama mengandalkan satu sama lain tanpa pernah benar-benar percaya bahwa mereka tetap membutuhkan sosok ibu atau pasangan hidup. Dan saat itu juga, kenyataan menghantam Alana dengan keras. Keluarga ini telah porak-poranda dalam genggaman perempuan yang seharusnya menjadi tempat pulang mereka. Hancur begitu saja. Mengikis keyakinan bahwa mereka pantas dan layak dicintai. Luka-luka lama mengakar begitu dalam, kepercayaan telah lenyap, dan di dalam rumah ini, rumah yang seharusnya menjadi tempat kembali-tidak ada ruang bagi siapa pun yang mencoba masuk. Anak-anak itu menatapnya dengan sorot mata waspada, seakan menunggu saat ia melakukan kesalahan. Mereka tidak butuh ibu baru. Mereka tak ingin percaya lagi. Dan Alana pun sadar... perjalanannya baru saja dimulai. Karena ia tahu, membangun rumah bukan sekadar memiliki dinding dan atap. Bahwa memenangkan hati tidak sesederhana merancang gaun yang sempurna. Dan di tempat ini, di antara hati yang telah lama kehilangan kepercayaan, ia mengerti satu hal, sekadar usaha tidak akan pernah cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines