Secepat Inikah?

Secepat Inikah?

  • WpView
    Membaca 1,275
  • WpVote
    Vote 118
  • WpPart
    Bab 19
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jun 26, 2018
WpInfo
Fiksi
Romansa
Kalian pasti tentu tahu bukan? Pacaran adalah hal yang dilarang oleh Agama Islam. Bukankah sebaiknya kita melakukan yang tidak akan menjerumuskan ke perzinaan? Nah! Disini, seorang lelaki yang menginginkan perempuan tersebut menjadi pacarnya. Lalu? Bagaimana mungkin jika ternyata lelaki itu tidak mengetahui seluk-beluk keluarga perempuan yang ternyata lebih mendalami agamanya tersebut. " bagaimana mungkin kamu bisa mencintaiku kembali? " kata lelaki tersebut. " karena perjuangan dan keteguhanmu yang membuatku mencintaimu kembali. " jawab perempuan tersebut sambil menundukan kepalanya. Gimana??? Penasaran ga, gimana hal itu bisa terjadi??? Oke! Ikuti terus yaa cerita aku inii.. Selamat membaca!!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#87
andini
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Assalamualaikum Imamku
  • Aku,Senja di Kala Itu
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Insyaa Allah...
  • School Scandal ✓
  • Jannah.
  • Ikhwan [SELESAI]
  • Lantunan Kalam Hati ✔
  • I Want You To Know(SLOW UPDATE)
  • What Makes You Beautiful [SELESAI] ✔️

[cerpen spiritual] ~~ Suamiku, Aku sangat bersyukur kepada Tuhan telah mengirimmu untuk menjadi penggenap imanku. Ketika aku datang dengan berjuta kekurangan, kamu melengkapi dengan segenap yang kamu miliki. Suamiku, Aku tahu. Aku bukan perempuan sempurna. Tapi izinkan aku menjadi istri yang bisa berbakti terhadap suaminya dan juga kedua orang tuanya. Aku ingin mencintaimu dengan cara yang baik dan selalu berdoa untuk mendapatkan ridhoNya. Suamiku, Aku suka dengan caramu memperlakukanku. Ketika diri ini berbuat sesuatu yang salah, kamu tidak memarahiku. Kamu justru membimbingku. Aku tidak menyangka bisa mendapatkan lelaki sepertimu. Tuhan baik sekali ya padaku? Kamu lelaki terhebat setelah ayahku. Suamiku, Terimakasih sudah memilihku menjadi pendampingmu. Kamu itu unik. Tapi kamu jahat. Dulu kamu selalu membuatku terus-terusan memkirkanmu. Padahal waktunya belum tepat, tapi itulah kamu. Selalu saja berhasil masuk dalam bayang-bayang pikirku. Suamiku, Aku perempuan yang beruntung bukan? Bisa mendapat lelaki sepertimu, cinta pertama dan terakhirku. Sudah kubilang. Tuhan baik sekali padaku, sampai-sampai tidak ada kata yang bisa menggambarkan bagaimana bahagianya aku. Iya kamu. Kekasih halalku, imam dunia akhiratku.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan