The Forgotten Promise (END)

The Forgotten Promise (END)

  • WpView
    reads 549
  • WpVote
    Stemmen 76
  • WpPart
    Delen 34
WpMetadataReadVoor volwassenenCompleet zat, aug. 18, 2018
"Just in case you ever foolishly forget; I'm never not thingking about you" - Virginia Woolf Setelah 5 tahun pergi meninggalkan kota kecilnya, Harumi Waldroff memutuskan untuk kembali, mencoba berbaikan dengan masa lalu dan menyusun mimpi baru. Namun apa yang terjadi di masa lalu terus menghantui Harumi, namun kali ini ia berjanji pada dirinya -dan pada pemuda itu- ia tidak akan lari lagi.
Alle rechten voorbehouden
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • The Blooming Lady [completed]
  • 𝐊𝐚𝐥𝐚 𝐒𝐞𝐧𝐣𝐚 [Sudah Terbit]
  • Dari Bangku Belakang
  • Do You Remember, Us? [END]
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • TROUVEZ-MOI DANS VOTRE MÉMOIRE
  • If You Know When [TELAH DITERBITKAN]

"Katakan padaku bagaimana caranya berhenti mencintai seseorang yang bahkan tak pernah mencoba mencintaimu kembali?" Liana tak pernah bermimpi menjadi istri dari lelaki yang menatapnya seperti beban. Ia hanya gadis biasa, yang jatuh terlalu dalam pada laki-laki yang patah dan tak ingin diperbaiki. Pernikahan mereka tak dibangun dari cinta, tapi dari kesunyian yang tak diucapkan, dari janji-janji yang tak pernah dibuat, dan di dalam rahimnya, tumbuh seorang anak yang mungkin tak pernah dirindukan ayahnya. Di balik keheningan rumah yang dingin, di antara senyum pura-pura dan malam tanpa pelukan, Liana menulis surat-surat untuk anaknya. Ia tahu, dunia tak akan memberinya bahu untuk bersandar tapi ia ingin sang anak lahir dari seorang ibu yang pernah mencintai sepenuh hidup, meski dicintai tak pernah jadi bagiannya.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen