9996
  • WpView
    Reads 8,912
  • WpVote
    Votes 404
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 12, 2018
WpInfo
Poetry
Manusia cenderung bahagia jika melihat orang lain susah atau setidaknya tidak lebih bahagia daripada dirinya. Hobi memberi celetuk, "Halah paling kamu lagi beruntung" ketika seseorang berhasil memperoleh sesuatu karena usaha. Atau barangkali lebih suka berkomentar, "Dulu aku lebih hebat daripada kamu yang cuma begitu" ketimbang memberi selamat dan semangat. Manusia juga suka jahil berkata, "Jangan senang dulu, belum tahu susahnya kan?" daripada memberikan wejangan, itupun aku belum yakin jika yang merendahkan sebelumnya punya pengalaman. Perkara asmara juga tak jauh beda, manusia lebih suka berucap "Paling nanti putus juga", daripada berucap "Selamat ya, aku turut bahagia" Anjuran "Jangan berekspektasi" milik mereka lebih sering terdengar seperti jangan-punya-mimpi. Mereka tidak betulan memperingati, hanya iri tapi malu mengakui. -9996 #9996Series
All Rights Reserved
#441
hurt
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jangan pergi (End)
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • SAINGAN [ Mewgulf ] END ✓
  • THE UNYIELDING  [END]
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • Converge With You [On Going]
  • Again?
  • She(r)
  • between love and edelweiss 2 [END]

Sebagian alur ceritanya gue rombak, nggak jadi sad ending. Ternyata gue nggak bakat bikin cerita model begituan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines