berkelana disepasang matamu

berkelana disepasang matamu

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 12, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Saban hari aku melewati matahari dan hujan, melewati bintang-bintang dan rembulan tanpa kuterima balasan rinduku darimu. Jika hidup sekdar untuk mencinta, mungkin semua orang bisa. Tapi jika menanggung rindu yang berujung tak temu ini siapa yang akan sanggup selain aku?" "Jika setiap menipu adalah jahat, akulah paling pendosa. Karena selalu tersenyum dibalik derita rindu yang tak kunjung temu ini"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Birulova
  • The Last Empress
  • If it is You
  • Falling Down
  • come back home
  • Troublemaker (Selesai)
  • Dia
  • Just about my feeling 💜
  • Second Chances (COMPLETED)
  • BECAUSE I LOVE YOU, KIM MYUNGSOO
Birulova

(Selesai) "Waktu kita mendaki bareng gue banyak belajar. Di sini gue nemenin lo dari pagi buta jalan bareng di bawah langit biru tanpa mengeluh ketika gue banjir sama peluh. Di sana, di puncak, kalau pada akhirnya lo lebih milih bersama orang lain yang menurut lo pantas menikmati matahari tenggelam dan menutup hari bersama lo, gue juga nggak akan ngeluh. Itu hak lo, buat gue perjalanan sama lo di bawah langit biru lebih indah ketimbang hanya memandang jingganya langit yang kemudian hilang." - Dealova Priscanara "Gue selalu mencoba jadi yang terbaik meskipun gue harus mengorbankan diri gue sendiri demi hal itu. Gue rela lo cap dengan sapaan paling hina selama lo nggak sentuh orang-orang di sekitar gue. Saat dituding sebegitunya gue kadang mikir seberapa sempurna lo sampai nyacat orang lain." - Padmana Biru Abimanyu "Gue butuh lo karena gue nggak perlu banyak cerita tapi lo sudah paham. Gue hanya menatap dan yang lo lakuin setelahnya adalah menetap. Gue selalu mengawali semuanya dengan gagap dan saat itu lo bakal merengkuh gue dengan segala harap." - Arthur Bayu Wisanggeni

More details
WpActionLinkContent Guidelines